Thomas Doll Ungkap Alasan Persija Gagal Kalahkan Persita

waktu baca 2 menit
Pelatih Persija Jakarta, Thomas Doll (*)

JAKARTA-KEMPALAN: Pelatih Persija Jakarta Thomas Doll menyebut bahwa buruknya penyelesaian akhir merupakan faktor yang menyebabkan anak asuhnya gagal memetik kemenangan saat melawan Persita. 

Persija Jakarta gagal mengamankan poin penuh pada laga pekan ke-21 Liga 1 2023/2024. Macan Kemayoran ditahan imbang 1-1 saat menjamu Persita Tangerang di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, pada Minggu (3/12).

Persija Jakarta sebenarnya lebih mendominasi jalannya laga dan mampu menciptakan banyak peluang selama 90 menit pertandingan. 

Beberapa kali Ryo Matsumura dan Oliver Bias mampu memberikan ancaman ke gawang Persita. Namun, banyaknya peluang itu hanya melahirkan satu gol

Pelatih Persija Jakarta, Thomas Doll menyebut bahwa timnya memang memiliki permasalah di penyelesaian akhir. Permasalahan ini bahkan sudah berlangsung pada beberapa laga terakhir mereka. 

“Kami sudah berupaya yang kami bisa, Kita bisa lihat di paruh pertama semuanya terkendali, kami menciptakan banyak peluang, tetapi kami tidak mampu mencetak gol.” ujar Thomas Doll pada konferensi pers setelah pertandingan. 

“Ini bukan kali pertama kami membuat banyak peluang tetapi gagal mencetak gol. Inilah memang masalah terbesar kami musim ini,” ucap Thomas Doll dengan nada kesal.

“Kami sudah berupaya maksimal, tetapi pada akhirnya inilah sepak bola. Kalau kami ingin memenangkan pertandingan sepak bola, kami harus mencetak gol,” tambah pelatih asal Jerman itu.

Selain itu, Doll juga mengucap terima kasih kepada suporter yang telah memberikan atmosfer luar biasa di Stadion Gelora Bung Karno.

Sebanyak 33.375 suporter yang hadir di stadion memang terus memberikan semangat untuk Persija. Oleh karena itu, Doll meminta maaf karena gagal mempertahankan keunggulan. 

“Di paruh kedua, saya pikir atmosfernya luar biasa, suporter bersorak dan membantu kami unggul 1-0, tetapi kami gagal mempertahankan keunggulan itu,” kata Doll.

“Persita malah bisa mencetak gol. Jadi kami kehilangan lagi 2 point seperti di pertandingan-pertandingan sebelumnya. Saya rasa ini masalah terbesar kami.” tambahnya. 

“Akan tetapi, kami tidak bisa mengubah hasil ini. Saya hanya bisa bilang semangat kepada para pemain karena kita harus menatap pertandingan selanjutnya,” tutup pelatih kepala Persija Jakarta itu. 

(*) Edwin Fatahuddin 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *