Selamat Jalan, Edrum

waktu baca 5 menit
Penulis (paling kanan) bersama almarhum Edrum (ketiga dari kanan), dalam pertemuan 6 September 2023.

KEMPALAN: “Mas.. Mas Eddy barusan meninggal.. tolong dimaafkan semua kesalahan mas Eddy, ya.” Ini WA yang dikirim pukul 05.28 oleh adinda Emma Sugiarti adik keempat almarhum Eddy Rumpoko. Karuan saja penulis terkejut bukan kepalang membaca berita duka ba’da subuh itu. 

Dua menit kemudian Agus Sugiarto adik bungsu almarhum menelpon memberi tahu, kakak sulungnya wafat sekira pukul 05.15 WIB setelah sejak hari Rabu dirawat di RS Karyadi. Kamis tadi pukul 14.30 jenazah usai disholatkan di masjid Brigjen Sugiyono dimakamkan di TMP Untung Suropati Batu. 

Almarhum lahir 8 Agustus 1960 di Air Madidi Manado adalah putra sulung pasangan alm Brigjen Sugiyono dan Erni Rumambi. Sebelum menjadi Walikota Batu dua periode (2007-2012, 2012-2017) almarhum menjabat Dirut Unicorn Agung dan menjadi Ketum Pemuda Pancasila Jawa Timur serta Komisaris Koran Malang Post.

Bersama penulis, almarhum dan almarhum Lucky Acub mendirikan Javanoea Club yang dikenal dengan Boxing Camp melahirkan petinju juara kelas dunia, antara lain M Nurhuda dan Monod.

Diiringi hujan lebat tanda berkah dan ratusan orang pentakziyah, Kamis pukul 15.10 jenazah dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Untung Suropati Batu. 

Sekitar pukul 13.00 jenazah yang dibawa dari Semarang dengan ambulan tiba di rumah duka Jln Trunojoyo. Setelah jenazah dipindahkan ke keranda dengan diiringi shalawat para pentakziah, lalu disholatkan di masjid Brigjen Sugiyono komplek Balaikota Among Tani. 

Almarhum Edrum (begitu kami sering menyebutnya) adalah Wali Kota Batu yang menjabat sejak 24 Desember 2007. Pada periode 2007-2012, ia didampingi Wakil Wali Kota Budiono. Untuk melanjutkan kepemimpinannya di Batu, pada tahun 2012 ia maju kembali berpasangan dengan Punjul Santoso.

Pria bersahaja dan penuh humor segar serta kocak itu, Kelahiran 8 Agustus 1960 (usia 63 tahun), di Kota Manado dari pasangan Soegiyono, Egnie Rumambe Soegiyono.

Sejak menjabat sebagai wali kota Batu pada 2007, almarhum banyak melakukan inovasi dan terobosan untuk Kota Batu melalui bidang wisata. Bahkan pada saat mulai menjabat, banyak penginapan, hotel dan restoran di Batu yang terancam gulung tikar. Hal ini disebabkan karena sepinya wisatawan yang datang. Ia kemudian menawarkan konsep budaya lokal dan jaminan keamanan kepada investor untuk menggarap potensi wisata di Batu.

Dengan memiliki background sebagai pengusaha di bidang property, Eddy juga mengemas Alun-Alun Kota Batu sebagai taman wisata yang nyaman dan wahana bermain bagi anak-anak. Jumlah objek wisata buatan yang sebelumnya hanya tiga, pada 2014 menjadi lebih dari 10, beberapa di antaranya yang cukup terkenal adalah Batu Night Spectacular, Museum Satwa Batu, Jatim Park, Eco Green Park, dan Museum Angkot. Hasilnya hingga 2014, jumlah kunjungan wisata ke Kota Batu mencapai 3 juta orang. Angka itu naik drastis jika dibandingkan dengan saat Eddy baru menjabat pada 2007.

Almarhum juga dipercaya menjadi Ketua DPC PDIP Kabupaten Malang pada 14 Maret 2015 usai ditunjuk oleh Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri untuk menggantikan Hari Sasongko sebagai Ketua DPC PDIP Kabupaten Malang hingga 2020.

Di bidang sepak bola, almarhum mendapat amanat menjadi Anggota Tim Transisi PSSI. Pada 8 Mei 2015, ia ditunjuk oleh Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi sebagai anggota Tim Transisi PSSI. Tim Transisi merupakan tindak lanjut dari Surat Keputusan (SK) Menpora pada 17 April 2015. Berdasarkan SK tersebut, Tim Transisi memiliki empat tugas utama yaitu menjalani fungsi yang selama ini dilakukan PSSI, memastikan keikutsertaan Indonesia di event internasional terus berjalan, melakukan supervisi agar kompetisi tetap bergulir dan merencanakan pembentukan kepengurusan PSSI yang baru melalui mekanisme FIFA.

Almarhum Haji Eddy Rumpoko kala masih muda (1985) membina tinju profesional dengan mendirikan Sasana Javanoea Boxing Camp bersama alm Lucky Acub Zainal dan Ferry Is Mirza, kala itu Ebes Soegiono juga dipercaya menjadi Ketua Harian KTI Pusat.

Almarhum H. Eddy Rumpoko merupakan putra sulung dari lima bersaudara anak almarhum Brigjen TNI (Purn) Sugiyono dan Egnie Rumambe Sugiyono. Brigjen TNI Sugiyono atau yang lebih dikenal dengan Ebes Sugiyono sendiri adalah Wali Kota Malang periode 1973-1983 dan seorang perintis berdirinya PS Arema bersama Acub Zaenal (mantan Gubernur Irian Jaya periode 1973-1975 dan mantan pengurus PSSI periode 80-an).

Ebes Sugiyono juga pernah menjadi Wakil Gubernur Irian Jaya (1983-1986) dan juga salah satu pendiri Batalyon Infanteri (Yonif) 507/Sikatan (sekarang Yonif Raider 500/Sikatan), Kodam V/Brawijaya dan pernah menjadi Kepala Staf Korem 084/Bhaskara Jaya. Itulah mengapa Eddy Rumpoko sering menggunakan angka 507, dikarenakan sang ayah merupakan salah satu pendiri Batalyon Pemukul Kodam V/Brawijaya itu

Eddy menikah dengan Hj. Dra Dewanti Rumpoko, M.Si dan memiliki anak bernama Dinasty ‘Andi’ Rumpoko, Ganisa Pratiwi Rumpoko dan Raras Rumpoko (*)

Jejak dalam karir birokrasi dan organisasi: 

  • Wali kota Kota Batu (2007-2017)
  • Pimpinan Umum Harian Suara Indonesia (1985-1990).
  • Direktur Utama PT.Jenaka Agung (1995-sekarang).
  • Direktur Utama PT.Duta Perkasa Unggul Lestari (2002-sekarang).
  • Direktur PT.Tanjung Pura Resort (2004-sekarang).
  • Komisaris PT.Karunia Bumi Matahari (2003-sekarang).
  • Managing Director PT. Tlogomas Primatama (2006-sekarang).
  • Komisaris Utama PT. Ijen Sarana Media (2006-sekarang)
  • Ketua DPW Pemuda Pancasila Jawa Timur (1990-1995)
  • DPD REI Jatim (1996-2000).
  • Ketua Pengda Ikatan Motor Indonesia Jatim (2000-2005).
  • Ketua Generasi Muda FKPPI Jatim (1999-2006).
  • Kabid Alam dan Lingkungan DPP Pemuda Pancasila (2002-sekarang)
  • Pengurus Kadin Jatim 2004-sekarang
  • Ketua PSSI Kota Batu Periode 2010-2020.
  • Wakil Ketua KONI Jatim 2011-2021
  • Ketua Dewan Pembina Yayasan Arema Indonesia (2011-sekarang).

Ferry Is Mirza (Jurnalis Senior)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *