Lighting Show Menakjubkan di Pembukaan STQH Akan Berlanjut di MTQ Tahun Depan

waktu baca 2 menit
Pertunjukan cahaya dalam pembukaan STQHN 2023 di Jambi (30/10). (Foto: Istimewa)

JAKARTA-KEMPALAN: Pertunjukan cahaya alias lighting show menakjubkan menandai dimulainya ajang Seleksi Tilawati Qur’an dan Musabaqah Hadits (STQH) Nasional 2023, di Arena Utama H Abdurrahman Sayoeti, Senin malam (30/10).  

Lighting show itu pun sukses menuai decak kagum semua penonton yang hadir di acara tersebut. Mulai dari kalangan peserta sampai tamu-tamu undangan acara yang dihadiri langsung Wakil Presiden H Ma’ruf Amin dan mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla itu.

Salah satunya Sekretaris Daerah (Sekda) Propinsi Kaltim Sri Wahyuni yang hadir dalam acara tersebut. ’’Acaranya sangat bagus dan memanfaatkan digitalisasi. Di prosesi ini kami banyak belajar untuk nanti ajang MTQ di Kaltim,’’ puji Sri Wahyuni.

Kaltim memang didapuk jadi tuan rumah MTQ (Musabaqah Tilawatil Qur’an) Nasional 2024 mendatang. Lighting show di STQHN ini akan kembali dipakai pada ajang MTQ Nasional nanti.

Yoni Wijoyo sebagai lighting designer yang juga founder dari Indonesia Lighting Project (ILP) membenarkannya. Sekadar diketahui, ILP merupakan konsultan yang ditunjuk dalam pengerjaan lighting show di STQHN ini.

’’Sudah ada pembicaraan (lighting show dalam MTQ Nasional 2024), dan harapan kami pun acaranya bisa lebih spektakuler lagi dari ini,’’ ungkap pria yang akrab disapa Cak Yon tersebut.

BACA JUGA: Spektakulernya Lighting Show Pembukaan Porprov 2023 yang Digarap Hanya Satu Malam

Terlebih, lanjut Cak Yon, selama acara pembukaan dia sudah mendapat apresiasi dari warga Jambi dan pihak-pihak terkait di Pemerintah Propinsi Jambi. ’’Kami pun juga bangga bisa memeriahkan acara berskala nasional seperti STQHN ini,’’ tambah pria asal Surabaya itu. 

Founder ILP Yoni Wijoyo (tengah) di sela-sela pertunjukan cahaya pembukaan STQHN 2023. (Foto: Istimewa)

Bukan hanya pertunjukan cahayanya, Cak Yon dan ILP Warrior (sebutan kru ILP) pun menyesuaikan dengan tarian massal yang berlangsung dalam acara tersebut. Konon lighting show yang spektakuler ini membutuhkan budget yang nominalnya mencapai di kisaran Rp 300 jutaan Nominal budget senilai Rp 300 juta tersebut sudah mencakup semua biaya-biaya, mulai dari lighting equipment, desain, dan programming. (YMP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *