Laga Belgia vs Swedia Diserang Teroris, Begini Opsi Kelanjutannya

waktu baca 2 menit
Papan skor King Baudouin Stadium, Brussels, yang menunjukkan skor sama kuat Belgia vs Swedia 1-1. (Foto: Reuters)

BRUSSEL-KEMPALAN: Dunia sepak bola kembali tercoreng dengan aksi terorisme. Kali ini terjadi saat lanjutan Kualifikasi Euro 2024 di King Baudouin Stadium, Brussel, Selasa dini hari (17/10).

Laga tersebut dihentikan pada jeda istirahat babak pertama setelah terjadi penembakan yang menewaskan dua pendukung Swedia. Ketika laga tersebut dihentikan, Swedia bisa menahan seri tuan rumah Belgia 1-1.

De Rode Duivels (julukan timnas Belgia) tertinggal terlebih dahulu setelah Swedia dapat membungkam pendukung tuan rumah lewat gol Viktor Gyokeres saat menit ke-15. Tapi, pada menit ke-31, gol penalti Romelu Lukaku menyeimbangkan kedudukan.

Lantaran insiden berdarah itu, maka kedua negara sepakat untuk tidak meneruskan sisa 45 menit babak kedua. Laporan terbaru menyebut, pelaku penembakan telah ditangkap pihak kepolisian setempat.

BACA JUGA: Cetak Gol Penyelamat Belanda ke Euro 2024, Ini Kata Van Dijk

’’Menyusul dugaan serangan teroris di Brussel malam ini, sudah diputuskan bahwa laga malam ini antara Belgia melawan Swedia dibatalkan. Komunikasi lebih lanjut dari sisa 45 menit babak kedua yang dibatalkan segera diumumkan,’’ kata pernyataan resmi dari UEFA.

Media-media Belgia menyebut ada beberapa kemungkinan yang dapat diambil UEFA di dalam menyelesaikan sisa laga ini. Pertama, tentunya menggelar laga tersisa secepatnya mengingat padatnya jadwal liga sepak bola di Eropa.

Opsi kedua, menjadikan skor 1-1 sebagai hasil akhir dari laga tersebut tanpa berhitung dengan kans Swedia lolos ke Euro 2024. Belgia dan Austria sudah lolos dari Grup F. Tapi kans Swedia untuk lolos masih bisa terjadi dari jalur playoff.

Hanya, sampai berita ini ditulis, belum ada pernyataan terkait nasib 45 menit laga yang dibatalkan itu. Kapten Swedia Victor Lindelof menyebut salah satu keputusan pihaknya menyepakati menyudahi laga di skor 1-1 adalah peluangnya lolos langsung ke Euro.

’’Kami tidak melihat alasan yang bisa mendukung kami untuk meneruskan permainan ini,’’ ungkap Linde (sapaan akrab Lindelof) dalam wawancara kepada surat kabar Belgia Het Nieuwsblad. (YMP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *