The Three Lions Menebas Magis Kota Naples

waktu baca 2 menit
Ekspresi pemain-pemain Italia setelah menelan kekalahan atas Inggris. (Foto: Tutto Sport)

NAPLES-KEMPALAN: Kekuatan magis kota Naples sepertinya hanya berlaku bagi klubnya SSC Napoli. Buktinya, timnas Italia langsung terkapar dalam laga pertamanya di Kualifikasi Euro 2024 saat menghadapi Inggris di Stadio Diego Armando Maradona, Naples, Jumat dini hari (24/3).

Gli Azzurri (julukan timnas Italia) bahkan sudah ketinggalan dua gol dalam babak pertama. Yaitu ketika gawang Gianluigi Donnarumma dibobol Declan Rice pada menit ke-18 dan saat menit ke-44 melalui eksekusi tendangan penalti Harry Kane.

Jorginho dkk baru mampu memperkecil ketertinggalannya pada menit yang ke-56. Dimulai dari umpan Lorenzo Pellegrini, attaccante naturalisasi Italia dari Argentina Mateo Retegui sukses menjebol gawang Jordan Pickford.

Sayangnya, hanya gol Retegui yang mampu menjebol gawang Pickford malam itu. Padahal, The Three Lions (julukan Inggris) sejak menit ke-80 bermain dengan sepuluh orang setelah Luke Shaw diusir wasit.

BACA JUGA: Masuk dalam Staf Pelatih Inggris, Ini Tugas Hasselbaink

Kekalahan ini jadi duka bagi publik Naples. Sebab sudah lama timnas Italia tidak pernah bermain di kota tersebut. Kali terakhir timnas Italia bermain di Naples saat Kualifikasi Euro 2008 menghadapi Lithuania. Saat itu, Italia juga gagal menang, hanya bisa imbang 1-1.

Kekalahan di kandang sendiri itu pun mengingatkan pendukung Italia dengan kegagalan di babak playoff Kualifikasi Piala Dunia 2022. Ketika itu, Italia tersingkir setelah dipecundangi Makedonia Utara 0-1 di Stadio Renzo Barbera, Palermo.

’’Maaf, jalan kami (ke Euro 2024) masih panjang,’’ sebut allenatore timnas Italia Roberto Mancini seperti yang dikutip dari laman La Gazzetta dello Sport. Mancio (sapaan akrabnya) menganggap Italia tidak seharusnya tumbang di kandang sendiri.

Apalagi setelah dirinya melihat reaksi anak asuhnya pasca kebobolan dua gol ketika babak pertama. ’’Kami tahu ini laga yang sulit. Kami kebobolan dua gol melalui situasi sepak pojok. Kami memang mendominasi babak kedua dan seharusnya kami bisa menyudahi laga ini dengan hasil seri,’’ sambung Mancio dalam penyesalannya.

BACA JUGA: Jelang Hadapi Inggris, Mancini Keluhkan Ini

Bukan hanya Mancio yang menyesali kegagalan tersebut. Begitu pula dengan Retegui. Sang striker yang dinaturalisasi dari Argentina itu menganggap momen gol debutnya malam itu tak ada artinya. ’’Kalau boleh memilih, saya lebih memilih membawa tim ini menang. Bukan mencetak gol debutku,’’ ucap Retegui. (Yunita Mega Pratiwi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *