Sambut Ramadhan, KKI Sidoarjo Gelar Cooking Class

waktu baca 3 menit
Sharing strategi marketing UMKM oleh Dr Hadiah Fitriyah SE. MSI.

SIDOARJO-KEMPALAN: Komunitas Kain dan Kebaya Indonesia (KKI) Sidoarjo kembali menggelar pelatihan. Sebelum ini KKI DPC Sidoarjo yang dipimpin drg Izzatul Aini Minhadj telah mengadakan pelatihan handycraft membuat sandal dan bros.

Tak hanya pelatihan handycraft saja, KKI Sidoarjo juga memberikan pelatihan lain seperti pelatihan merias. Kali ini KKI Sidoarjo menggelar cooking class. Pelatihan ini dibuat spesial menyambut Ramadhan 2023.

Ada 26 anggota komunitas mengikuti demo masak yang digelar di Warung Ndeso_ku di Sepande, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo, Sabtu (11/3/2023). Hadir juga bendahara KKI DPC Sidoarjo yang juga Wakil Direktur RS Bhayangkara Pusdik Porong, Komisaris Polisi Tri Retno Utami.

“Kenapa demo masak yang dipilih, karena KKI tidak hanya meningkatkan dan mengasah keterampilan komunitasnya di bidang handycraft saja, tapi juga menggali potensi yang lain. Salah satunya ya kemampuan di dapur,” ujar Yuk Aini

Apalagi katanya, sebentar lagi Ramadhan. Tentunya peran seorang ibu di keluarga akan lebih dibutuhkan.
“Dengan mengadakan cooking class seperti ini, harapannya nanti bisa menambah keterampilan ibu-ibu di bidang kuliner, bisa menambah wawasan untuk menyiapkan menu buka puasa dan sahur untuk keluarga tercinta. Bisa juga untuk usaha jualan menu buka puasa ” jelas dokter gigi alumni Unair ini.

Karena itu, cooking class yang diadakan ini dipilih makanan yang tidak lama memasaknya dan sangat disukai.
Seperti membuat bawang bombay krispi, ayam krispi, pizza dan popcorn caramel.

“Makanan-makanan ini sangat digemari dan memasaknya juga mudah. Hanya 15 menit sudah matang, “tutur Siti Haula, chef dari Primaboga Surabaya yang membimbing peserta.

Foto bersana usai mengikuti cooking class

Yang istimewa pada pelatihan kali ini, KKI Sidoarjo menghadirkan Dr Hadiah Fitriyah SE, Msi. Narasumber dari Prodi Magister Manajemen Bisnis Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) ini didatangkan untuk berbagi ilmu mengenai strategi marketing UMKM.

Pada kesempatan itu, ia mengajak peserta yang kepingin punya usaha untuk tidak ragu mewujudkannya.

“Kami membuka lebar-lebar untuk KKI Sidoarjo bisa bermitra dengan kami. Kebetulan di prodi kami ada klinik bisnis. Kami siap membantu,”katanya.

Salah satunya kata Diah adalah pendampingan untuk pengurusan sertifikat PIRT (Produksi Pangan Industri Rumah Tangga). Kami juga siap membantu terkait strategi marketing onlinenya atau digital marketingnya. “Bila maunya hanya pemasaran secara konvensional monggo, akan kita dampingi,” katanya lagi.

Begitu pun tata kelola keuangannya juga akan kita bantu, free tanpa dipungut biaya, “tambahnya.

Ia memaparkan, untuk memulai usaha kita tidak boleh mengabaikan 4 P yakni Product (produk), Price (harga), Place (tempat) dan Promotion (promosi).
Mengenai produksi, harus dibuat semenarik mungkin, beda dengan yang lain. Harus tahu dulu target pasarnya dan calon konsumennya. Misalnya sekarang anak-anak sukanya dengan makanan yang krispi-krispi, maka kemasannya harus menarik. Jadi disesuaikan,”pungkas Diah. (Muhammad Tanreha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *