Ayahanda Wali Kota Eri Cahyadi Berpulang, Ini Ucapan dan Doa Gubernur Khofifah saat Takziah

waktu baca 3 menit
Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat takziah di rumah duka.

SURABAYA-KEMPALAN:  Mendengar kabar duka atas wafatnya H. Urip Suwondo ayahanda Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa langsung melakukan takziah untuk menyampaikan duka cita mendalam. Gubernur Khofifah tiba di rumah duka tepat pukul 08.40 WIB.

“Innalilahi wa innailaihi raji’uun, hari ini bersama-sama kita ikhlas mengantarkan kepulangan Bapak Haji Urip Suwondo kehadirat Sang Kholiq  Allah Subhanahu Wa Ta’ala,” kata Gubernur Khofifah saat Takziah di rumah duka.

Sebagaimana diketahui, H. Urip Suwondo meninggal pada hari Minggu tanggal 22 Januari 2023 pukul 00.15 WIB. Almarhum meninggal pada usia 77 tahun dan disemayamkan di rumah duka di daerah Ketintang Madya III Surabaya. Jenazah dimakamkan di TPU Tembok Dukuh Surabaya.

Orang nomor satu di Jawa Timur ini pun mendoakan agar semua amal ibadah almarhum diterima oleh Allah SWT dan wafat dan kondisi husnul khatimah. Segala kehilafan almarhum diampuni Allah serta diberikan tempat terbaik di sisi Allah.

“Allahummaghfirlahu Warhamhu Wa’afihi Wa’fuanhu, kami mendoakan semoga segala amal ibadah Bapak H. Urip Suwondo semasa hidup diterima Allah, segala kekhilafanya diampuni Allah dan mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah,” ucapnya.

“Ya Ayyatuhan Nafsul Mutmainnah Irji’i Ila Rabbiki radhiyatam mardhiyah fadkhuli fi ‘ibadi wadkhuli jannati, semoga Bapak Urip Suwondo dipanggil dalam keadaan tenang, beliau dipersatukan dengan hamba-hamba yang disayangi Allah, dipersatukan dengan hamba-hamba yang diridhoi Allah dan beliau akan bersama hamba-hamba yang disayang Allah, masuk surganya Allah. Amiiin,” doanya.

Dalam pernyataannya, gubernur perempuan pertama di Jatim ini juga mendoakan agar Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan keluarga diberikan ketabahan, kekuatan, dan keikhlasan menghadapi ujian  ini.

“Semoga Pak Eri Cahyadi dan keluarga diberikan ketabahan, kekuatan, dan keikhlasan melepas berpulangnya bapak H. Urip Suwondo ke Rahmatullah, Insya Allah beliau husnul khatimah,” tuturnya.

Tak hanya itu, Gubernur Khofifah juga turut membacakan tahlil dan doa secara langsung di hadapan jenazah almarhum Bapak H.  Urip Suwondo sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada almarhum.

“Allohumma laa tahrimnaa ajrohu wa laa taftinnaa ba’dahu waghfirlanaa walahu,” ucapnya.

“Bukakan pintu-pintu ampunanMu  untuk Bapak Haji Urip Suwondo, dan Bukakan pintu – pintu surgaMu ya Allah untuk Bapak Haji Urip Suwondo,” lanjutnya.

Gubernur Khofifah juga bertanya kepada seluruh pentakziah untuk memberikan kesaksian untuk almarhum.

” Ya Allah , yang hadir ini semua memberikan kesaksian bahwa Haji Urip Suwondo adalah orang baik maka terimalah kebaikan-kebaikan beliau Ya Allah dan berikan tempat mulia di sisi Mu ya Allah,” katanya.

Sedianya Gubernur Khofifah akan melaksanakan ground breaking pembangunan di UIN Maulana Malik Ibrahim III di Batu. Namun Ia memutuskan bertakziah untuk menyampaikan duka cita mendalam secara langsung kepada Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

Sementara itu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pentakziah yang hadir untuk mendoakan ayahandanya. Ia berharap seluruh pentakziah berkenan memberikan maaf atas kesalahan ayahandanya.

“Saya mewakili keluarga mengucapkan beribu terima kasih kepada seluruh pentakziah yang meluangkan waktu untuk datang ke rumah kami mendoakan ayah kami, abah kami Urip Suwondo, kami mewakili abah kami memohon maaf kepada panjenengan semua jikalau selama masa hidup beliau ada khilaf, salah, yang sengaja atau tidak sengaja, saya mohon tolong dimaafkan abah saya,” ucap Eri Cahyadi.

Nampak hadir bertakziah dan menyampaikan duka cita secara langsung Menteri Sosial RI Tri Rismaharini dan Wakil  Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak. (Dwi Arifin)

Editor: DAD

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *