Tahun Politik 2024, Warga Diminta Jaga Kerukunan dan Bijak Bermedia Sosial, Pesan Kusumo Saat Bertemu Warga Krian

waktu baca 2 menit
Berfoto bersama setelah pertemuan dengan warga Krian.

SIDOARJO-KEMPALAN: Gowes (bersepeda) sambil sambangI desa-desa yang digagas Polresta Sidoarjo berlanjut ke wilayah Krian. Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro bersama pejabat utama dan Polsek jajaran, Jumat (6/1), menemui warga Krian. Tujuannya, untuk mengetahui masalah Kamtibmas di wilayah tersebut.

Didampingi Kapolsek Krian Kompol Gatot Setyo Budi, Kapolresta menemui warga Krian di aula Klenteng Teng Swie Bio. Ikut mendampingi Hengki, pengurus klenteng.

Kapolresta Sidoarjo membuka kesempatan lebar kepada warga Krian dan lainnya untuk jangan takut lapor atau menyampaikan unek-unek seputar kamtibmas.

Di kesempatan tersebut, tokoh masyarakat Krian yang juga pengurus sosial Marga Tionghoa Indonesia Kabupaten Sidoarjo, Lintang Buwono mengharapkan agar di jam-jam tertentu polisi di tempatkan lagi di jalur padat. “Tidak hanya di Krian, lalu lintas di Sidoarjo akhir-akhir ini memang luar biasa. Jika berkenan, polisi kembali di tempatkan di jalur sibuk agar pengendara tertib, tidak seenaknya melanggar ” ujar Lintang.

Menanggapi permintaan tersebut, Kapolresta menyampaikan bahwa polisi akan menerapkan tilang elektronik. Karena itu dalam waktu dekat, polisi bersama Dishub Sidoarjo akan memasang kamera pengawas. Nantinya setiap pelanggar akan ditilang dengan cara itu (e-tilang) lengkap dengan foto saat melanggar, “ujar Kapolresta.

Warga Krian menerima bingkisan sembako

Sementara harapan lainnya disampaikan Liliana. Pengurus Klenteng Teng Swie Bio ini, mengapresiasi apa yang dilakukan Kapolresta Sidoarjo dan jajarannya. Harapannya, kepolisian bisa menjaga kerukunan. Klenteng dan semua agama bisa rukun, bisa damai, hidup sentosa.

Memasuki tahun 2023, kata Kusumo, kita bersiap menghadapi situasi tahun politik 2024 yang mulai meningkat, masyarakat diimbau untuk tetap menjaga kerukunan, tidak mudah terpancing segala informasi hoaks dan menjadikan perbedaan adalah hal lumrah.

“Melangkah di tahun 2023 ini berarti semakin mendekati tahun politik pada 2024. Mesin politik sudah mulai bergerak, karenanya masyarakat kami imbau semakin menguatkan kerukunan, andaikan ada perbedaan sebagai hal lumrah, jangan mudah terpancing isu-isu hoaks, bijak pula dalam penggunaan media sosial dan sebagainya,” pesan Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro kepada warga.

“Silahkan sampaikan bila ada problem kamtibmas seperti kriminalitas, narkoba maupun gangguan lalu lintas di wilayah anda. Dapat disampaikan ke kami di kepolisian, Koramil, perangkat desa maupun dinas terkait lainnya,” pesannya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *