Menu

Mode Gelap

Kempalanbis · 18 Nov 2022 12:25 WIB ·

Jamoetics UBAYA Gelar Workshop Pemasaran dan Iklan Digital Herbal


					Workshop Jamoetics: Pemasaran dan Iklan Digital Herbal yang dapat meningkatkan ketrampilan digital usaha kecil obat tradisional (UKOT) dalam bidang pemasaran. Perbesar

Workshop Jamoetics: Pemasaran dan Iklan Digital Herbal yang dapat meningkatkan ketrampilan digital usaha kecil obat tradisional (UKOT) dalam bidang pemasaran.

SURABAYA-KEMPALAN: Komitmen Ubaya dalam memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat untuk mendukung upaya transformasi digital kembali terlaksana dengan kegiatan workshop Jamoetics: Pemasaran dan Iklan Digital Herbal yang dapat meningkatkan ketrampilan digital usaha kecil obat tradisional (UKOT) dalam bidang pemasaran.

Pada Hari Sabtu, tanggal 29 Oktober 2022, pukul 10.00-12.00 WIB workshop dibuka oleh Founder Jamoetics, Dr. Oeke Yunita, S.Si. M.Si. Apt. yang memaparkan pentingnya ketrampilan digital untuk usaha herbal dan obat tradisional di era digital, terutama di bidang pemasaran digital.

Pemaparan tersebut diperjelas saat sesi narasumber Grace Felicia Djayapranata, S.E., MBA., CMA (USA)., CPM (ASIA) dengan judul materi “Strategi Pemasaran Digital Herbal” yang membahas tentang strategi pemasaran digital dengan perencanaan menggunakan 5W 1H (who, what, when, why, where dan how) dan strategi konten dalam sosial media Instagram.

Penjelasan tersebut didukung dengan penjelasan praktis dari narasumber Bapak Afdhal Aulia, BA.IR dengan judul materi “Kiat dan Teknik Iklan Digital Produk Herbal” yang membahas tentang teknik pembuatan iklan digital yang digunakan dalam upaya peningkatan pemasaran digital untuk suatu produk, termasuk di dalam penjelasannya tentang penggunaan online ads dan pemilihan influencer.

Kegiatan tersebut dimoderatori oleh Dyas Kristanto, S.Si., MM., dan didampingi oleh Alfian Hendra Krisnawan, S.Farm., M.Farm., Apt. sebagai tim pemasaran digital dalam Program Kemitraan Masyarakat, Kemdikbudristek RI.

Peserta workshop berasal dari berbagai daerah dan jenis profesi yang meliputi pemilik UKOT misalnya UKOT PT perusahaan jamu Nyonya Mipis, pemilik usaha/klinik herbal dan masyarakat umum yang menaruh minat pada herbal. Antusiasme peserta workshop terlihat dari jumlah peserta yang konsisten hingga akhir workshop dan pertanyaan-pertanyaan yang cukup banyak untuk kedua narasumber serta masukan peserta untuk penyelenggaraan event lanjutan dari workshop tersebut. (*)

Editor: Freddy Mutiara

 

 

Artikel ini telah dibaca 38 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Qatar 2022, Ojo Dibanding-bandingke

28 November 2022 - 07:10 WIB

Luar Biasa, Kunjungan Gubernur Khofifah ke Mesir Bawa Pulang Kontrak Ekspor Kopi dan Kertas Jatim Bernilai 11 Juta USD

24 November 2022 - 11:22 WIB

Wujudkan Dunia Kerja Jatim yang Inklusif dengan Memberi Ruang Bagi Penyandang Disabilitas, Gubernur Khofifah Terima Penghargaan dari Kemenaker RI

21 November 2022 - 18:34 WIB

Terima Sertifikat Penetapan KEK Singhasari, Plt Gubernur Emil Optimis Tumbuhnya Ekosistem Digital di Jatim

21 November 2022 - 18:29 WIB

UK Petra Ulas Peran Akuntan dalam Wujudkan Sustainable Development Goals 2030

19 November 2022 - 18:16 WIB

Hari Ini Menpora Bertemu PT LIB, Bahas Kelanjutan Liga?

18 November 2022 - 13:05 WIB

Trending di Kempalanbis