Ikut Direndahkan CR7, Ini Tanggapan Rangnick

waktu baca 2 menit
Momen saat Cristiano Ronaldo (kiri) bersalaman dengan Ralf Rangnick musim lalu. (Foto: EFE)

MANCHESTER-KEMPALAN: Ucapan kontroversial dari seorang superstar Manchester United Cristiano Ronaldo beberapa hari terakhir ini jadi sorotan. Betapa tidak, pemain sekaliber CR7 secara blak-blakan mencibir pelatih-pelatih yang menanganinya setelah comeback ke United.

Bukan hanya Erik ten Hag, pelatih yang menangani United musim ini yang disebut CR7 dalam wawancaranya dengan Piers Morgan. Dari mulut CR7 pula terlepas kata-kata hinaan bagi mantan nahkoda United musim lalu, Ralf Rangnick.

BACA JUGA: Ngambek Tak Dimainkan, CR7 Pergi Lebih Awal

’’Dia (Rangnick) bahkan bukan seorang pelatih. Kalau dia bukan seorang pelatih, bagaimana bisa dia jadi pelatih United? Saya bahkan tidak pernah mendengar tentangnya,’’ begitu bunyi kritikan yang terlontar dari mulut kapten timnas Portugal itu.

Rangnick yang sekarang ini sudah menangani timnas Austria pun tidak terlalu dalam menanggapi ucapan CR7 tersebut. Bahkan, mantan der trainer RB Leipzig itu sudah tidak memikirkan apa yang dikatakan oleh CR7.

’’Saya sekarang sudah jadi pelatih timnas Austria. Bukan tugasku untuk memberikan komentar (tentang ucapan CR7 yang merendahkannya), itu sudah jadi tugas dari United dan para jurnalis olah raga,’’ sebut Rangnick, seperti yang dikutip dari laman Daily Express.

BACA JUGA: CR7 Sudah Tersingkir dari Starter, Tanda-Tanda Pergi dari Manchester United?

Sejak mendarat di Manchester United Training Centre (kamp latihan United) dalam era Ole Gunnar Solekjaer, CR7 ketika era Rangnick bermain total sebanyak 22 kali dengan 19 pertandingan di antaranya dalam ajang Liga Primer Inggris.

Rinciannya, dari 22 laga, 19 laga di Liga Primer Inggris, dua di Liga Champions, dan sekali bermain di Piala FA. Dari 22 pertandingan itu, CR7 hanya mampu mengukir 12 gol dan sekali assist. Ke-12 golnya tersebut terjadi di Liga Primer Inggris.

Apabila dibandingkan dengan rata-rata golnya bagi United musim ini, jelas musim ini penurunan baginya dalam berburu gol. Musim ini, di tangan Ten Hag dia sudah bermain dalam 16 laga tetapi hanya mampu menciptakan tiga gol plus dua assist.

Bedanya, CR7 lebih garang ketika bermain di Liga Europa. Bukan di Premier League. Musim ini CR7 telah mencetak dua gol dan dua assist di Liga Primer Inggris. Sedangkan di Premier League dia hanya mampu mencetak sebiji gol. (Yunita Mega Pratiwi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *