Viral di Media Sosial, Simpatisan Nasdem Kritik Bacaleg yang Dianggap Jatuhkan Citra Anies dan Partai

waktu baca 2 menit
Tangkapan layar unggahan akun Instagram @sayangnasdem.

KEMPALAN: Penetapan Anies Rasyid Baswedan sebagai calon presiden yang diusung oleh Partai Nasional Demokrat (Nasdem) memunculkan pro dan kontra di masyarakat. Respon tentang deklarasi capres tersebut bahkan sempat viral dan terus menjadi perbincangan di media sosial. Sejumlah pengamat politik seperti Herry Mendrofa dari Centre of Indonesia Strategic Actions (CISA) menilai bahwa keputusan Nasdem untuk mengusung Anies adalah dalam rangka untuk mendapatkan coattail effect elektoral bagi partai tersebut.

“Bahwa kemudian Anies jadi capres Nasdem ini kan soal coattail effect elektoral bagi parpol juga karena elektabilitas Anies cukup konsisten di 3 besar,” tegas Herry.

Namun demikian, sejumlah pengamat politik menilai bahwa faktor kefiguran lebih penting. Oleh sebab itu, meskipun Partai Nasdem mengusung Anies dalam rangka berharap mendapatkan coattail effect elektoral, hal ini akan kurang dapat maksimal jika tidak diimbangi dengan pemilihan figur-figur calon anggota legislatif (caleg) yang tidak kompeten.

Sejumlah simpatisan Partai Nasdem menyuarakan aspirasinya. Seperti yang diunggah oleh akun @sayangnasdem pada platform Instagram: “KALAU MAU DAPET ELEKTABILITAS, JANGAN PASANG CALEG YANG TRACKRECORDNYA GA JELAS”.

Hingga berita ini ditulis, ada 172 komentar yang memberikan tanggapan dan dukungan terhadap postingan tersebut.

“Partai pasti mampu memilih caleg caleg yg memiliki kualitas dan etos kerja yg nyata. Dimana kriteria itu yang sedang dibutuhkan rakyat, maka value dari setiap caleg perlu ditimbang ulang secara selektif agar menghasilkan suansa yg positif dan mampu meningkatkan nama baik partai,” ujar akun Instagram @suryapaloh_junjunganku pada kolom komentar.

Selain itu, ada pula komentar dari @astrelacasta: “Membangun Popularitas dan Elektabilitas Politik, semakin populer suatu partai atau politikus, makin tinggi pula elektabilitas. Tetapi yang di maksud disini adalah kualitas diri. Karena track record itu menjadi hal yang sangat diutamakan sebagai calon. Maka nasdem harus lebih selektif memilih calon legislatif yang baik.” (*)

Editor: Reza Maulana Hikam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *