Minggu, 31 Mei 2026, pukul : 04:11 WIB
Surabaya
--°C

Gagal Ginjal Akut Meningkat, Polresta Sidoarjo Bersama Dinas Kesehatan dan IAI Sidak Apotek

SIDOARJO-KEMPALAN: Kasus gangguan ginjal akut misterius atau gangguan ginjal akut progresif atipikal (acute kidney injury/AKI) di Indonesia per 21 Oktober 2022 telah mencapai 241 kasus yang tersebar di 22 provinsi.

Kasus tersebut diakibatkan oleh zat kimia Ethylene glycol (EG), Diethylene glycol (DEG) melebihi batas aman yang terdapat dalam obat sirup untuk anak. Obat-obatan tersebut sementara dilarang dan ditarik peredarannya oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Sat Reskrim Polresta Sidoarjo bersama dinas Kesehatan Sidoarjo dan Ikatan Apoteker Indonesia (IAI), Senin (24/10/2022) siang, melakukan sidak di beberapa apotek besar di Sidoarjo. Menurut Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo AKP Oscar S Setjo, tujuan sidak hari ini untuk melakukan pengecekan serta memberikan imbauan dan sosialisasi kepada pelaku usaha apotek terkait penjualan obat sirup anak yang dilarang.

BACA JUGA  Persi Jatim Ajak Tenaga Kesehatan Berkreasi dalam Lomba Bola Voli Mix dan Vokal Group

“Sidak hari ini kita tidak melakukan penindakan, kami bersama Dinas Kesehatan dan IAI hanya mengecek serta memberikan imbauan dan sosialisasi terkait obat yang ditarik peredarannya oleh BPOM,” ujar Oscar.

Selama sidak berlangsung, Oscar mengimbau kepada pemilik apotek untuk sementara tidak menjual obat tersebut sampai adanya informasi lebih lanjut. “Kami imbau kepada pemilik apotek untuk sementara tidak menjual obat yang telah dilarang dan ditarik peredarannya oleh BPOM sampai ada pemberitahuan lebih lanjut,” ujarnya.

Semua apotek yang didatangi telah taat dan menarik obat yang dilarang dari etalase penjualan. Beberapa apotek bahkan sudah dalam proses untuk mengembalikan obat tersebut kepada distributor.

Sebelumnya, BPOM telah melarang dan menarik peredaran lima obat sirup anak yang terkait kasus gangguan ginjal akut progresif atipikal pada anak. Kelima obat tersebut adalah Termorex Sirup (obat demam), Flurin DMP Sirup (obat batuk dan flu), Unibebi Cough Sirup (obat batuk dan flu), Unibebi Demam Sirup (obat demam), dan Unibebi Demam Drops (obat demam).

BACA JUGA  Lompati Batas Negara: Labschool UNESA Resmi "Kawinkan" Kurikilum dengan Taiwan Cetak 'Global Citizens'

Kelima obat tersebut dilarang dan ditarik peredarannya lantaran diduga mengandung cemaran EG dan DEG melebihi batas yang diperbolehkan. (Muhammad Tanreha)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.