Selasa, 2 Juni 2026, pukul : 18:12 WIB
Surabaya
--°C

Pilpres 2024, Memerdekakan Indonesia Kembali Atau Terjajah Lagi?

KEMPALAN: DEMOKRASI seharusnya dibuat menyenangkan dan membahagiakan, namun sayangnya Demokrasi telah dibajak dan dibuat mati suri.

Demokrasi yang sejatinya kontestasi untuk menghasilkan pimpinan nasional yang baik, berkualitas dan berpihak pada amanah konstitusi, mensejahterakan dan mencerdaskan kehidupan masyarakat Indonesia, kini telah beralih menjadi siapa yang kuat, siapa yang punya uang dan siapa yang kuasa itulah yang menang.

Tak penting lagi bicara kualitas pemimpin, yang ada adalah bagaimana kekuasaan bisa direbut meski dengan menghalalkan segala cara. Machiavelis dan liberalis seolah menjadi ruh demokrasi di negeri yang katanya Pancasila.

BACA JUGA: Pamit ke Jokowi, Anies Menunjukkan Sikap Kenegarawanan

Suasana demokrasi yang seharusnya menjadi kontestasi gagasan kini seolah menjadi arena pertempuran antara calon diluar istana dan calon yang digadang oleh istana. Tentu bagi istana tidak penting gagasan baru dalam proses pembangunan, yang dibutuhkan adalah jaminan program kalau tidak boleh dikatakan proyek istana harus bisa diwujudkan.

BACA JUGA  HEBOH!: "Ngegas Poll, Bleyer Poll, Keren Poll ‘Jayandaru Vol 1 2026’ Buktikan 2T Bukan Sekadar Kebisingan, Tapi Ekonomi dan Disiplin"

Inilah yang menjadi titik perbedaan, istana seharusnya menyadari bahwa setiap proyek pemerintah yang bertujuan mensejahterakan rakyat adalah amanat konstitusi yang harus dilanjutkan, tidak ada alasan bagi siapapun yang menggantikan presiden saat ini untuk tidak melanjutkan program baiknya. Itulah yang disebut oleh Anies dan Partai NasDem dengan Continuity dan Change. Menjadi masalah bila dibalik program itu ada kepentingan lain, kepentingan asing, aseng dan oligarki. Kalau itu yang terjadi maka menjadi bisa dipahami kalau kemudian istana dan presiden ikut menjadi pemain politik menentukan siapa yang harus menjadi penerusnya.

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.