”Liz Truss dan Iwan Bule”

waktu baca 6 menit

KEMPALAN: REKOR  baru pecah di Inggris. Bukan rekor olahraga, tapi rekor politik. Perdana Menteri Liz Truss yang baru menjabat selama 45 hari mengundurkan diri, Kamis (20/10) setelah dua menteri yang menjadi anggota kabinetnya mengundurkan diri. Truss memegang rekor sebagai perdana menteri Inggris dengan jabatan terpendek, memecahkan rekor yang dipegang oleh George Canning yang menjadi perdana menteri selama 119 hari pada 1827.

Rekor Canning bertahan sampai hampir 2 abad. Pengunduran diri Truss mengagetkan karena banyak yang tidak menyangka akan secepat itu. Tetapi, posisi Truss benar-benar tidak bisa dipertahankan lagi, karena dia sudah kehilangan kepercayaan dari publik dan tidak didukung oleh koleganya lagi.

BACA JUGA: Golkar Kopeg

Truss yang berasal dari Partai Konservatif juga menorehkan catatan yag unik. Dia diangkat pada masa kekuasaan Ratu Elizabeth II dan mengundurkan diri pada masa kekuasaan Raja Charles III. Sesuai dengan tradisi Inggris perdana menteri harus menghadap dan melapor kepada penguasa monarki ketika diangkat dan ketika menyelesaikan masa jabatannya.

Pemerintahan Truss goyah karena ‘’kasus kecil’’, yaitu menteri dalam negeri salah memakai email pribadi untuk urusan negara. Menteri Dalam Negeri Suella Braverman mundur dari jabatannya usai insiden salah kirim email. Dia mengirimkan email urusan kenegaraan menggunakan email pribadi. Braverman hanya menjabat selama 43 hari saja sebagai Mendagri Inggris.

BACA JUGA: Iwan Bule dan Infantino

Mundurnya Braverman Rabu (9/10) semakin membuat posisi Liz Truss sulit dan desakan mundur terdengar makin keras dari oposisi dan oleh politisi di internal partainya sendiri. Posisi politik Truss sebelumnya sudah terdesak karena menteri keuangan juga mengundurkan diri.

Kebijakan pemotongan pajak yang diambil oleh menteri keuangan semula dianggap sebagai keputusan yang populis, tapi ternyata keputusan itu tidak dipersiapkan dengan baik dan tidak ditopang oleh perencanaan dan antisipasi yang baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *