‘’Tali Dhuk, Tali Layangan; Pilihan Sitok Gae Anies Baswedan’’

waktu baca 2 menit
Relawan Anies Baswedan DPD Jarnas Surabaya

SURABAYA-KEMPALAN:HEADLIN Acara menyambut purna-tugas Gubernur DKI Anies Baswedan digelar oleh relawan Anies Baswedan yang tergabung dalam DPD Jarnas (Jaringan Nasional) Surabaya, Ahad (16/10). Acara diikuti oleh koordinator kecamatan seluruh Surabaya dan para tokoh masyakarat.

Ketua DPD Jarnas Surabaya Udin Sarudien mengatakan bahwa para relawan Anies Beswedan di Surabaya merasa sangat bangga dan berbahagia atas purna-tugas Anies Baswedan sebagai gubernur DKI. ‘’Kami ikut bangga atas capaian Pak Anies Baswedan selama 5 tahun menjabat sebagai gubernur DKI Jakarta,’’ kata Sarudien.

Acara dikemas dalam bentuk silaturrahim dan sekaligus syukuran atas keberhasilan Anies Baswedan itu. Beberapa tokoh hadir dalam acara itu antara lain M. Fahad yang dikenal sebagai salah satu pembina suporter sepak bola di Surabaya. Pada kesempatan itu para koordinator kecamatan bersama semua pengurus DPD Jarnas menyatakan kebulatan tekad untuk memenangkan Anies Baswedan pada perhelatan pilpres 2024.

BACA JUGA: Relawan Anies Banyuwangi dan Kader NasDem Bertekad Menangkan Anies Baswedan di Pilpres 2024

Acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan ‘’Indonesia Raya’’ dan dilanjut dengan shalawatan karena masih dalam suasana Maulid Nabi. Dalam sambutannya, tuan rumah Abi Fahad menyatakan kesediaannya dan kesiapannya untuk mendukung perjuangan Anies Baswedan menuju RI 1.

Acara yang dikemas dengan tema ‘’Indonesia Memanggil’’ itu sekaligus dimanfaatkan untuk penandatanganan petisi dukungan terhadap Anies Baswedan. Semua peserta yang hadir membubuhkan tanda tangan dan menyatakan tekad akan memperjuangkan kemenangan Anies Baswedan.

BACA JUGA: 17 Agustus Kibarkan Bendera Merah Putih dan Bendera Relawan Anies, La Ode Lepas Relawan ANIES ke Puncak Rinjani

Pada acara itu seluruh relawan memperkenalkan yel-yel perjuangan yang diambil dari parikan khas Surabaya. Semua hadirin bersama-sama meneriakkan parikan ‘’Tali dhuk, tali layangan; pilihane sitok gae Anies Baswedan’’ (satu pilihan untuk Anies Baswedan).

Menurut Udien Sarudin, jargon itu dipilih karena khas Surabaya dan mempunyai kandungan semangat perjuangan. Yel-yel itu aslinya berbunyi ‘’Awak sitok ilang-ilangan’’, artinya Badan satu rela kehilangan nyawa.

BACA JUGA: Relawan Anies P-24 Jambi Target 70 Persen Suara untuk Kemenangan Anies

Pada saat perjuangan melawan penjajah Belanda pada pertempuran Surabaya 10 November 1945, warga Surabaya meneriakkan yel-yel itu untuk menumbuhkan semangat perjuangan. ‘’Sekarang yel-yel itu kami jadikan jargon perjuangan, sekaligus ciri khas Jarnas Surabaya untuk memenangkan Pak Anies Baswedan sebagai presiden pada 2024,’’ pungkas Sarudien. (*)

Editor: DAD

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *