Loket Kanjuruhan

waktu baca 15 menit
Arti Kode 1312 ACAB yang Muncul di Kanjuruhan Pasca Tragedi. (Foto: Deny Prastyo Utomo/detikJatim)

KEMPALAN: TULISAN itu sudah telanjur ada. Di pintu salah satu gerbang Stadion Kanjuruhan Malang. Bukan tulisan tangan. Itu tulisan semprotan cat.

Anda sudah tahu tulisan itu. Dari medsos: A. C. A. B.

Di daun pintu sebelahnya tertulis angka: 1312.

Mungkin tulisan itu segera dihapus. Atau kini sudah dihapus. Tapi ingatan umum sudah telanjur terbentuk: polisi sebagai musuh bersama.

Maka di beberapa negara tulisan ACAB dilarang digunakan. Ada negara yang memberlakukan itu sebagai tindak pidana. Ada pula negara yang mengaturnya sebagai melanggar hukum administrasi: didenda.

Di Prancis ada seorang cewek yang menggunakan kaus di tempat umum dengan tulisan ACAB. Dia ditangkap. Diusut. Akhirnya gadis tersebut dibebaskan. Dia bisa menjelaskan dengan baik bahwa ACAB yang dia gunakan itu singkatan dari All Cats Are Beautiful –semua kucing itu cantik.

BACA JUGA: Satria Kanjuruhan

Tentu ACAB yang tertulis di salah satu pintu Kanjuruhan sulit dihubungkan dengan kucing. Siapa pun yang membaca itu akan menafsirkan ACAB di situ singkatan dari, Anda sudah tahu: All Cops Are Bas…*. Semua polisi itu bajingan.

Itu diperkuat dengan angka 1312 di pintu sebelahnya. Angka itu dikenal sebagai pengganti huruf A, C, A, B. Artinya sama saja.

Saya tidak tahu apakah hukum di Indonesia menganggap menuliskan huruf seperti itu masuk perkara pidana.

Kalau pun ada aturan pidananya, tentu tidak mudah mencari siapa yang menyemprotkan cat tersebut. Yang jelas tulisan itu muncul setelah terjadi tragedi Kanjuruhan: 131 Aremania-Aremanita meninggal dunia.

Ups… Tulisan itu tidak hanya ada di satu pintu. Menurut saksi mata, tulisan tersebut ada di banyak pintu. Sekitar 10 pintu. Banyak sekali. Yakni di pintu-pintu yang banyak korban berjatuhan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *