Persebaya Harus Ganti Kerusakan Fasilitas Stadion Rp±150 Juta

waktu baca 2 menit
Bupati Gus Muhdlor saat sidak Stadion Gelora Delta Sidoarjo usai rusuh persebaya vs Rans Nusantara FC

SIDOARJO-KEMPALAN: Pasca kerusuhan suporter Persebaya pada laga lanjutan kompetisi Liga 1 yang mempertemukan Persebaya vs Rans Nusantara FC pada Kamis sore, 15 September kemarin mengakibatkan sejumlah fasilitas Stadion Gelora Delta Sidoarjo rusak. Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor mengecek kerusakan pada Jum’at pagi (16/9/2022) menyampaikan akan segera melakukan perbaikan. Mengingat dalam waktu dekat stadion tersebut akan dipakai Deltras Sidoarjo dalam mengarungi kompetisi laga Liga 2.

“Perbaikan harus segera dikerjakan, ini kan sebentar lagi akan dipakai Detras di kompetisi liga 2. Terutama titik fasilitas yang urgent diperbaiki segera,” ujarnya.

BACA JUGA: Presiden Persebaya Mundur, Dahlan Iskan: Bukan Solusi

Bupati Gus Muhdlor sudah menginstruksikan Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Joko Supriadi untuk mencatat kerusakan apa saja yang segera membutuhkan perbaikan.

Pagar pembatas Stadion yang rusak akibat rusuh suporter persebaya di stadion Gelora Delta Sidoarjo

‘Dispora sudah jalan, mulai menginventarisir kerusakannya. Mulai dari luar stadion hingga yang ada di dalam. Seperti robohnya pintu B sebelah selatan dan pagar di tribun, semua sedang dihitung,” jelasnya.

Bupati putra KH. Agoes Ali Masyhuri itu berharap kejadian serupa tidak terulang. “Kejadian ini cukup di Sidoarjo saja dan ini yang terakhir jangan sampai terulang lagi, meski di luar Sidoarjo,” tutur Gus Muhdlor.

BACA JUGA: Jawab Kekesalan Bonek, Presiden Persebaya Surabaya Mundur

Sementara itu, Kepala Disporapar Sidoarjo Joko Supriadi menyampaikan dalam satu dua hari kedepan menargetkan selesai melakukan perhitungan. Selanjutnya, pihaknya akan berkoordinasi dengan manajemen Persebaya untuk menyelesaikan ganti perbaikan.

Puing-puing kerusakan fasilitas Stadion Gelora Delta Sidoarjo usai rusuh suporter Persebaya (15/09)

“Setelah rampung dihitung berapa total kerugiannya, selanjutnya akan kita ajukan ke manajemen Persebaya,” katanya.

Menurut Joko, estimasi sementara, total kerugian diatas Rp. 100 juta. Hitungan tersebut masih bersifat perkiraan.

“Kalau dikira-kira total kerugian lebih dari 100 juta, tapi itu masih perkiraan karena belum dilakukan perhitungan semua,” pungkasnya. (Ambari Taufiq)

Editor: DAD

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *