Bedah Rumah Bu Siti Rampung, Wakil Sekretaris PDIP Surabaya Syukuran Sate Manggul Tegalsari

waktu baca 2 menit
Ibu Siti Andjarinsyah yang beralamat di Wonorejo Gang 4 Kecamatan Tegalsari tampak sumringah karena bedah rumah telah rampung dikerjakan.

SURABAYA-KEMPALAN: Ibu Siti Andjarinsyah yang beralamat di Wonorejo Gang 4 Kecamatan Tegalsari tampak sumringah karena bedah rumah telah rampung dikerjakan.

Program perbaikan rumah tidak layak huni yang dijalankan oleh Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan Kota Surabaya menyasar anggota masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang belum terjangkau bantuan dengan syarat rumah yang akan diperbaiki milik penerima manfaat dan dilengkapi dokumen pertanahan serta kondisinya rusak dan bisa mengancam keselamatan penghuni.

Program Dandan Omah menyasar 800 unit rumah tidak layak huni (rutilahu) selama tahun 2022 dan sebanyak 419 unit di antaranya sudah selesai diperbaiki pada Januari-Juni 2022.

Wakil Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Kota Surabaya Achmad Hidayat mengungkapkan bahwa program dandan omah atau bedah rumah memiliki dampak yang luar biasa bagi warga di mana kondisi rumahnya tidak memadai untuk ditinggali.

“Bedah rumah ini merupakan program yang memiliki dampak beruntun, selain memperbaiki rumah yang tidak layak huni juga mempekerjakan warga MBR sebagai tukang dan menambah perputaran ekonomi di toko material sekitar,” kata Achmad Hidayat.

Dia juga menyinggung akan senantiasa mengawal Pemerintahan Eri Cahyadi-Armuji untuk dapat merealisasikan janji politik dalam program kerakyatan. Selain itu ia juga berharap kemajuan pembangunan surabaya juga diiringi pemertaan keadilan sosial bagi warganya.

“Alhamdulillah rumah Ibu Siti Andjarinsyah sudah layak dan bagus , jadi nanti apabila hujan tidak perlu was was lagi,“ ujar alumni GMNI UNESA tersebut.

Setelah melihat kondisi rumah Politisi Muda PDI Perjuangan Kota Surabaya itu menyerahkan bingkisan dan syukuran bersama dengan Pengurus PDI Perjuangan yang ada di Kecamatan Tegalsari dengan menyantap sate manggul.

“Ini sate selama ini kita bisa temui baru di Wonorejo Tegalsari. Semoga dengan memperbesar syukur kita pada Tuhan Yang Maha Kuasa memberikan keberkahan bagi kita semua,” imbuhnya.

Editor: Freddy Mutiara

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *