Sugeng Tindak, Cak Sapari

waktu baca 2 menit

KEMPALAN: Pelawak ludruk legendaris Sapari, yang akrab disapa Cak Sapari, setelah terbaring di tempat tidur beberapa bulan terakhir, Kamis 15 September 2022, waktu subuh kembali menghadap Allah Maha Pencipta.

Cak Sapari kelahiran 5 Juli 1948 ,dalam lima tahun terakhir telah mengidap penyakit diabitus, namun masih sering tampil di panggung bersama Cak Kartolo dan Ning Tini. Hanya saja selama masa Pandemi Covid-19 Cak Sapari tidak pernah berpentas bersama Grup Kartolo Cs lagi. “Ya selama Pandemi Covid-19 memang tanggapan sepi dan Cak Sapari banyak istirahat di rumah,” ungkap Cak Kartolo yang merasa kehilangan atas meninggalnya Cak Sapari.

Kartolo menambahkan, tiga hari terakhir dia sering menjenguk di rumahnya, sambil menambahkan bahwa Cak Sapari sebenarnya seperti keluarga sendiri.

Cak Kartolo bercerita, awal pertemuan dengan Cak Sapari terjadi saat rekaman di Nirwana Rekord tahun 1980 dan menghasilkan puluhan album.

Album rekaman yang meledak berjudul “Welut Ndas Ireng“.

”Sebenarnya juga ada beberapa album yang juga banyak disukai kalangan masyarakat, misalnya Tumpeng Maut,” terang Cak Kartolo.

”Sebelum bergabung dengan saya yang saya tahu Cak Sapari ikut Ludruk RRI Surabaya,” Kata Cak Kartolo ketika ditanyakan Cak Sapari ikut ludruk apa.

Menurut Kartolo, Cak Sapari selain orangnya ramah, juga suka bergaul baik dengan seniman seangkatanya maupun senimsn muda. “Salah satu bukti belakangan Cak Sapari sakit, para seniman muda menggelar Ludruk Charity guna mengumpulkan dana untuk membantu Cak Sapari berobat,” tandas Cak Kartolo.

Robert Bayonet pelawak ludruk muda dari Grup Luntas yang memprakasai gelar Ludruk Charity merasa sangat kehilangan. ”Pak De Sapari banyak memberikan petuah dan ilmu guna melestarikan seni ludruk agar tidak punah,” kenang Robert

”Pak De sapari memang layak jadi panutan, orangnya murah senyum dan mau berbagi ilmu kepada yang muda,” jelas Robert Bayonet.

Selamat jalan, sugeng tindak, Cak Sapari, namamu akan selalu dikenang. (*)

Editor: DAD

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *