Kombes Budhi: “Kami tangkap satu tersangka lagiinisial RH (41) juga transpuan. Peran RH (aliasn Bella) adalah merekomendasi korban I, agar disuntik silikon oleh L (Lisa). Dan, RH mendapat komisi dari L atas pasien yang jadi korban.”
Lisa dan Bella, sama-sama transpuan. Polisi tidak menyebut nama pria mereka. Tapi disebut polisi, korban I kenal akrab dengan Bella. Lantas, minta pertimbangan suntik silikon. Oleh Bella, korban I diarahkan ke Lisa.
Lisa dan Bella sama-sama mengelola salon. Sedangkan, salon Lisa adalah apartemen, atau TKP terbunuhnya I.
BACA JUGA: Kasus Anak Kandung Wenny Divonis A Contrario
Dikutip dari situs United States Food and Drug Administration (FDA) suntik silikon ke bokong, jauh lebih mematikan dibanding BBL. Artinya, jumlah korban mati akibat suntik silikon jauh lebih banyak dibanding BBL.
Dr. Clyde Ishii, Presiden American Society for Aesthetic Plastic Surgery (ASAPS) mengatakan, FDA melarang penggunaan suntik silikon untuk kosmetika sejak 1990-an. Karena sangat berbahaya.
FDA melarang BBl, apalagi suntik silikon. Tapi praktik ilegal tetap saja ada di Amerika. Tarif BBL (ilegal) di sana berkisar USD10 ribu (sekitar Rp140 juta). Sedangkan, suntik silikon sepersepuluhnya. Atau setara Rp14 juta.

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi