Semalam di Melaka Malaysia, Negeri Bersejarah Warisan Dunia

waktu baca 4 menit
Rombongan jurnalis senior Indonesia dalam muhibah ke Melaka

KEMPALAN: Kasus penularan Covid19 di Malaysia sudah menunjukkan tren penurunan yang cukup melegakan ketika beberapa pemred media pers mendarat di KLIA ( Kuala Lumpur International Airport), Sabtu (28/ 5)) malam. Update data kasus baru Covid19 di Malaysia per 27 Mei 2022 ” tinggal” 1.877 atau rerata 1.922 dalam sepekan.

Tahun lalu pernah rekor 23 ribu kasus harian. Posisi landai sekarang tidak meleset dari prediksi Perdana Menteri Malaysia Sri Ismail Sabri Yaacob akhir tahun lalu. Prediksi PM itu disampaikam ketika bertemu dengan belasan Pemred media Indonesia 9 November 2021 di Jakarta. Pertemuan itu diinisiasi oleh Ikatan Setiakawan wartawan Malaysia Indonesia (Iswami), sehari sebelum PM Malaysia bertemu Presiden Jokowi di Istana Bogor. Presiden Iswami di Indonesia, adalah Asro Kamal Rokan, wartawan senior, anggota Dewan Kehormatan PWI Pusat.

Total kasus penularan Covid19 lebih dua tahun pandemi di negeri jiran itu, menjangkau 4,5 juta /35.658 yang wafat.

Meskipun sudah mencabut hampir seluruh peraturan pembatasan dan membuka kunjungan asing, namun pemerintah Malaysia tetap masih mensyaratkan protokol kesehatan secara terbatas demi pencegahan kasus penularan terulang. Seperti penggunaan masker dalam ruang. Tapi persyaratan mutlak harus sudah vaksinasi ketiga ( booster). Pengunjung juga diminta memiliki aplikasi @MySejahtera ( serupa Pedulilindungi di Tanah Air).

Di Malaysia Vaksin sudah 98 %

Dalam pertemuan dengan wartawan di Jakarta tempo hari Sri Ismail memang menjanjikan mulai 29 November 2021 pemerintah Malaysia akan membuka kembali pembatasan kunjungan internasional ke Malaysia. Indonesia, termasuk dalam prioritas itu. Salah satu yang menjadi modal keyakinannya karena vaksinasi dosis 1-2 sudah menjangkau 98 % populasi penduduk Malaysia. Malaysia bersiap untuk kala itu sudah bersiap vaksinasi ketiga. “Secara umum pandemi sudah mereda meski angka penularannya masih naik turun,” kesimpulan PM Malaysia.

Kota bersejarah Melaka

Kunjungan belasan wartawan Indonesia ke Malaysia kali ini dalam rangka memenuhi undangan menghadiri peringatan Hari Wartawan Nasional ( Hawana) di Melaka yang dihadiri PM Malaysia, Minggu (29/5) siang. Ini penyelenggaraan Hawana yang keduakali. Hawana pertama tahun 2018. Saya menghadiri Hawana waktu itu yang dihadiri PM Najib Razak.

BACA JUGA: Berulang Tahun di Melbourne, I’am Back

Setelah Najid lengser situasi politik pun berubah. Terjadi pergantian 2 PM dalam rentang waktu 3 tahun. Ditambah pandemi Covid19, Hawana pun absen 3 tahun.

Melaka ( 170 km dari Kuala Lumpur) yang menjadi tuan rumah Hawana 2022 adalah negeri penting Malaysia. Sering juga disebut Negeri Hang Tuah, pelaut ulung yang legendaris. Terletak di barat Semenanjung Malaysia menghadap Selat Melaka. Bersempadan dengan Negeri Sembilan di utara dan Johor di tenggara. Ia negeri keempat terkecil di Malaysia ( luas 1664 km) yang berpenduduk kedua terkecil ( 932 ribu jiwa). Atau negeri ke-4 berpenduduk terpadat di Malaysia. Ibu negerinya Bandaraya Melaka.

Salah satu lanskap Negeri Melaka

Sebagian besar bangunannya merupakan warisan dunia peninggalan Portugis, Inggris, dan Belanda. Itulah yang menjadi daya tarik utama sembilan juta wisatawan asing yang berkunjung setiap tahun di masa normal, sebelum pandemi. Di masa pandemi, sebagai kota pariwisata juga ikut menderita. “Tapi setelah pandemi, Melaka mulai menggeliat. Sudah tercatat 3 juta turis yang datang,” ucap Anuar bin Shari Ketua Pengawal Operasi ” Melaka Hari ini”. Anuar yang mendampingi rombongan wartawan dalam acara “Lawatan Melaka Heritage Trail di Bandara Ilir, Melaka,” Minggu pagi.

BACA JUGA: Melbourne Kota Ternyaman Dunia namun Kejam bagi Perokok

Delegasi wartawan Indonesia yang dipimpin Asro Kamal Rokan, terdiri dari Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Atal S. Depari, Ketua Dewan Kehormatan PWI yang juga Penasihat ISWAMI, Ilham Bintang, serta Setiausaha Agung ISWAMI, N. Syamsuddin Ch. Haesy. Selain itu, Tri Agung Kristanto, Wakil Pemimpin Redaksi Kompas yang juga anggota Dewan Pers periode 2022-2005.

Hadir juga, Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Teguh Santosa yang juga pendiri Kantor Berita Politik RMOL, dan Pemimpin Redaksi Kumparan yang juga Ketua Forum Pemred,Arifin Asydhad,

Pemred LKBN Antara Akhmad Munir, Pemred Koran Sindo Pung Purwanto, Pemred Majalah Tempo Setri Yasa, Pemred Jakarta Post M. Taufiqurrahman, Pemred Detik.com Alfito Deannova Ginting, Wakil Pemred MetroTV Budiyanto, General Manager News TVOne Ecep S. Yasa, serta Wakil Pemred Republika Nur Hasan.

Kegiatan pertama peserta HAWANA 2022 dari Indonesia semalam menghadiri jamuan makan malam Gubernur atau Yang di-Pertua Negeri Melaka, Tun Seri Setia (Dr) Haji Mohd Ali bin Mohd Rustam di A’ Famosa Resort, Melaka. Sedangkan puncak kegiatan atau “Majilis Perasmian HAWANA 2022” diselenggarakan hari Minggu siang ini.

Selesai menghadiri puncak kegiatan HAWANA 2022, delegasi Indonesia akan bergerak ke Putrajaya untuk melakukan pertemuan dengan Yang Amat Berbahagia Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Ismail Sabri Yakoob. (*)

Editor: DAD

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *