Gubernur Khofifah Ajak Warga Sulsel di Jatim Mengikuti Misi Dagang

waktu baca 2 menit
Gubernur Khofifah Indar Parawansa foto bersama warga Sulsel yang tergabung dalam KKSS Jatim usai acara halal bihalal, Sabtu (28/5) malam.

SURABAYA-KEMPALAN: Gubernur Khofifah Indar Parawansa mengajak warga Sulawesi Selatan (Sulsel) yang tinggal di Jatim untuk ikut membangun Jatim dengan mengikuti misi dagang.

Pernyataan tersebut disampaikan Khofifah usai menghadiri halal bihalal dengan Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) di gedung BPSDM Jatim, Sabtu (28/5) malam.

“Kebetulan Pemprov Jawa Timur ini pertumbuhan ekonominya disupport oleh perdagangan antar pulau dan antar povinsi. Tahun 2021 kemarin Jawa Timur surplus Rp 283 triliun perdagangan antar provinsi,” kata Khofifah usai acara halal bihalal.

Menurut Khofifah, Pemprov Jatim akan melakukan misi dagang ke Kendari, Sulawesi Tenggara, pada Juni 2022 nanti. Untuk itu ia mengajak warga Sulsel yang tinggal di Jatim mengikuti kegiatan tersebut.

“Pak Aries akan membantu mengomunikasikan dengan kepala Dinas Perindag Jawa Timur supaya ikut di dalam tim,” ujar mantan Mensos RI tersebut.

Sementara itu, Kepala BPSDM Jatim Aries Agung Paewai menjelaskan, KKSS ini cukup banyak komunitasnya. Di Jatim, mereka tersebar di 27 daerah dari 38 kabupaten/kota.

Menurut Aries, sebenarnya setiap tahun KKSS selalu menggelar acara halal bihalal. Hanya saja, dua tahun belakangan vakum lantaran pandemi Covid-19 dan baru tahun 2022 ini diadakan lagi.

“Insya Allah kita punya program bagaimana sama-sama membangun Jawa Timur. Kita nanti akan buat UMKM Expo bersama dengan warga Sulawesi Selatan pada Hari Jadi Pemprov Jatim
tanggal 12 Oktober,” kata Aries yang juga warga Sulsel ini.

Sementara itu, Ketua Umum BPP KKSS Muhlis Patahna meminta warga Sulsel dimanapun berada.untuk ikut membangun daerah perantauannya seperti membangun daerah tempat asalnya sendiri.

“Di mana bumi dipijak di situ langit dijunjung. Mereka harus bisa beradaptasi di dearah mana pun berada dan membangun daerah setempat seperti membangun Sulawesi Selatan,” tegas Muhlis.

Dia juga menyebut bahwa acara halal bihalal ini sebagai momentum yang sangat baik, bagaimana KKSS Jawa Timur ikut memberikan kontribusi terhadap seluruh aktivitas pembangunan di Jawa Timur.

Selain itu, Gubernur Khofifah juga memberikan perhatian khusus kepada KKSS. Pasalnya, Khofifah yang suaminya berasal dari Sulsel tercatat sebagai penasihat KKSS Pusat.

“Untuk itu saya mengucapkan terima kasih kepada teman-teman KKSS dan gubernur, yang telah ikut berpartisipasi dalam seluruh kegiatan sosial, politik, dan budaya di Jawa Timur,” tandas Muhlis.

Anggota KKSS sendiri, kata Muhlis, saat ini jumlahnya ada 15 juta. Mereka tersebar di seluruh Nusantara dan luar negeri. Ada perwakilan luar negeri di Pert (Australia), Brunai, Johor (Malaysia), Eropa, New York (Amerika), dan negara lainnya. “Kalau di Jawa Timur jumlahnya masih sedikit, sekitar 50 ribuan,” pungkasnya. (Dwi Arifin)

Editor: DAD

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *