India Beri Hukuman Seumur Hidup ke Pimpinan Kelompok Pro-Kemerdekaan Kashmir

waktu baca 2 menit
Yasin Malik-ArealNews

NEW DELHI-KEMPALAN: Pengadilan India telah memberikan menahan pimpinan dari kelompok pro-kemerdekaan Kashmir yaitu Yasin Malik dengan hukuman penjara seumur hidup dengan alasan Terorisme.

Yasin Malik merupakan pemimpin kelompok pro-kemerdekaan Kashmir yaitu Jammu and Kashmir Liberation Front (JKLF).

Kelompok JKLF pernah melakukan serangan pada tahun 1994.

Pada minggu lalu, Yasin Malik telah ditangkap dengan alasan tindakan teror—termasuk pendanaan gelap, berhubungan dengan organisasi teroris lain, tindakan kriminal dan lainnya.

Dalam prosesnya, pengacara Malik menyebutkan bahwa tuduhan tersebut tidak adil—dan menolak semua tuduhan yang diberikan kepada Malik.

Ia dituduh menerima pendanaan gelap dari Pakistan untuk melakukan tindakan terosisme.

Pada hari ini, ia dikenai hukuman seumur hidup—namun banyak pihak yang masih merasa tidak senang dengan hasil akhirnya.

People’s Alliance for Gupkar Declaration (PAGD), kelompok koalisi Pro-India mengatakan bahwa hukuman tersebut “Kurang”.

“Pemberian hukuman seumur hidup kepada Yasin Malik masih kurang dan dapat mengancam perdamaian kedepannya. Kami takut bahwa kurangnya hukuman tersebut menjadi sebuah pemantik kelompok separatis lainnya” ucap perwakilan PAGD.

Menanggapi adanya hal tersebut, Menteri Luar Negeri Pakistan yaitu Bilawal Bhutto-Zardari menyesali adanya hasil akhir tersebut.

“India tidak akan pernah bisa membisukan suara ingin merdeka dari Kashmir. Pakistan berdiri bersama pihak Kashmir—untuk melanjutkan kembali semua perjuangan yang dibutuhkan” ucap Bhutto-Zardari.

Selain itu, Ilmuwan Kashmir yang berada di AS yaitu Muhammad Junaid mengatkaan bahwa pengadilan Yasin Malik hanyalah ‘Politik balas dendam’.

 

(Muhamad Nurilham, Aljazeera)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *