KONI Jatim Siapkan Bonus Beasiswa Peraih Medali di SEA Games Vietnam

waktu baca 2 menit
Ketua umum KONI Jatim bersama dua patriot olahraga Jatim Zaenal Fanani dan Ihza Muhammad

SURABAYA-KEMPALAN: Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur akan memberikan bonus berupa beasiswa pendidikan kepada atlet Jawa Timur peraih medali di SEA Games XXXI 2021 Vietnam.

Bonus tersebut, kata Ketua KONI Jatim M Nabil, sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan para pahlawan olahraga Jatim yang telah mengibarkan Sang saka Merah Putih di ajang multievent dua tahunan tersebut.

“Sesuai permintaan Ibu Gubernur (Khofifah Indar Parawansa) jangan sampai ada atlet yang pendidikannya tidak selesai, minimal sudah harus S1. Karena itu, kita berikan beasiswa kepada para peraih medali,” ungkap Nabil usai menyambut Zaenal Fanani peraih emas dan Ihza Muhammad perak pada cabang olahraga balap sepeda nomor MTB cross country pada SEA Games 2022 di Gedung KONI Jatim, Surabaya, Selasa 24 Mei 2022.

Untuk perguruan tinggi dan program studi, Nabil menegaskan semua diserahkan kepada atlet.

“Terserah atlet mau kuliah di mana yang pasti kita akan berikan beasiswa kuliah sampai tuntas S1,” kata dia.

Tak hanya itu saja, Nabil mengaku, seperti SEA Games 2019 lalu akan ada apresiasi lain berupa uang apresiasi yang akan diberikan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Zaenal Fanani dan Ihza Muhamnad dua patriot olahraga Indonesia di ajang Sea Games XXXI Vietnam

Sementara itu, Ihza Muhammad mengaku senang bisa mendapat bonus tersebut. Sebab, ia saat ini belum kuliah karena waktunya dihabiskan untuk berlatih.

“Alhamdulillah senang sekali kebetulan memang belum kuliah dan ingin sekali bisa kuliah sampai dapat gelar sarjana. Terima kasih KONI Jatim yang sudah memperhatikan kondisi atlet,” kata Ihza.
Zainal Fanani dan Ihza Muhammad berhasil menyumbang emas dan perak pada nomor MTB-Cross Country Olympic (XCO) putra di SEA Games lalu.

Tampil di Hoa Binh Gymnastics and Sports Center, Senin (16/5/) lalu, Zaenal Fanani menjadi yang tercepat setelah mencatatkan waktu 1 jam 16,41 menit. Sedangkan, Ihza finis di urutan kedua setelah melibas empat lap trek sejauh 5,2 KM (total 20,8 KM) dengan catatan waktu 1 jam 19,14 menit atau terpaut 2 menit 33 detik dari Fanani.

Pencapaian dua atlet asal Lumajang ini menjadi sejarah bagi kategori XCO putra Indonesia di ajang gelaran SEA Games. Untuk pertama kalinya, atlet Indonesia mampu mendominasi dua podium teratas sepanjang sejarah.(Ambari Taufiq)

Editor: Freddy Mutiara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *