Selasa, 9 Juni 2026, pukul : 23:08 WIB
Surabaya
--°C

KKN Horor

Seseorang yang punya sifat hipokrit akan dengan mudah melempar kesalahan kepada orang lain. Menurut Mochtar Lubis, kata “bukan saya” adalah kalimat paling populer bagi manusia Indonesia. Kesalahan yang dilakukan oleh atasan digeser ke bawahannya, dan terus dilakukan sampai pemegang jabatan paling bawah. Semakin kebawah semakin tidak jelas tanggung jawabnya.

Kasus kelangkaan minyak goreng menjadi contoh bagaimana manusia Indonesia adalah munafik dan enggan bertanggung jawab. Sudah enam bulan kasus ini berjalan tetapi belum ada penyelesaian yang tuntas. Menteri Perdagangan yang harusnya menjadi manusia yang paling bertanggung jawab malah sibuk melemparnya kesana-kemari.

Berbagai tuduhan dilemparkan. Ada kartel, ada mafia, ada oligarki. Lalu beberapa orang ditangkap dan dijadikan tersangka. Yang terbaru, seorang pengamat ekonomi terkenal ditangkap dengan tuduhan terlibat dalam mafia minyak goreng. Masyarakat bisa saja bertanya apa hubungan pengamat ekonomi dengan mafia migor? Ternyata sang pengamat ekonomi disangka menjadi think tank di balik krisis migor.

BACA JUGA  Indonesia Mulai Langkah Kemenangan di AVC Cup 2026: Tekuk Iran 3-1

BACA JUGA: Jokowi, Biden, dan Elon

Ada pejabat setingkat dirjen sudah ditangkap dan menjadi tersangka. Birokrasi Indonesia adalah cerminan dari karakter manusia Indonesia. Salah satunya satu ciri birokrasi adalah menjadi mesin yang menjalankan perintah atasan. Ungkapan, ‘’saya hanya menjalankan perintah’’ menjadi frasa umum di birokrasi. Tetapi, dalam kasus korupsi ini sang dirjen tidak akan berani mengatakan ‘’saya hanya menjalankah perintah’’.

Feodalisme dianggaop sebagai biang dari sikap hipokrit dan lempar tanggung jawab itu. Salah satu tujuan dari revolusi kemerdekaan Indonesia adalah membebaskan manusianya dari feodalisme. Tapi pada kenyataannya, bentuk-bentuk feodalisme baru terus bermunculan hingga kini.

Sikap-sikap feodalisme terlihat dari bagaimana kekuasan dibagi-bagi tidak berdasarkan ‘’merit system’’ tapi melalui hubungan kekerabatan dan perkoncoan. Feodalisme diperkuat dan dilembagakan oleh penjajah selama ratusan tahun sehingga terinternalisasi menjadi habitus yang sangat kuat dan mengakar. Sangat sulit untuk dibongkar.

BACA JUGA  Sisi 'Gila' Hot Moms Ponorogo Jinakkan Aksara Cemas Lewat Seni Tarung Premium

Kekuasan dalam sistem feodal dibangun atas dasar keturunan dan kekerabatan. Kekuasaan feodal diwariskan kepada anak dan cucu menjadi sebuah dinasti yang turun-temurun. Sistem demokrasi seharusnya bisa mengikis feodalisme dan politik dinasti, tapi dalam praktiknya politik dinasti masih tetap langgeng dan menjadi praktik yang jamak.

Ciri lain yang paling menonjol pada manusia Indonesia adalah percaya kepada takhayul, mistik, dan klenik. Kepercayaan di masa lalu terhadap praktik animisme dan dinamisme berkelanjutan sampai sekarang. Keyakinan kepada kehidupan makhluk gaib menjadi bagian dari budaya yang tidak mudah terkikis.

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.