Menu

Mode Gelap

kempalanalisis · 10 Mei 2022 12:16 WIB ·

Podcast LGBT Corbuzier, Demi Viewers?


					Podcast Dedy bersama Ragil dan pasangannya. Capture YouTube Perbesar

Podcast Dedy bersama Ragil dan pasangannya. Capture YouTube

KEMPALAN: Main podcast mirip menerbitkan koran. Kalau isinya nggak seru, pasti sepi viewers. Sampai, Dedy Corbuzier menampilkan gay bernama Ragil Mahardika dengan pasangannya, gay Jerman, Frederick. Akibatnya heboh.

***

PODCAST Dedy berjudul Pasangan ‘G4y Viral, Konten Sensiitf’. Publikasi Sabtu, 7 Mei 2022. Durasi sekitar sejam.

Di situ Dedy mewawancarai Ragil dan pasangannya, Frederick. Ragil, warga negara Indonesia yang sudah pindah ke Jerman dan jadi WN sana.

Sebenarnya, pertanyaan-pertanyaan Dedy wajar. Terkait pertanyaan banyak orang (se-dunia) bahwa, apakah pria jadi gay karena ia sengaja, atau tidak sengaja tapi terjadi akibat pergaulan, ataukah sejak dilahirkan memang sudah begitu?

Contoh pertanyaan Dedy kepada Ragil di video itu: “Bisa gak, lu jadiin gue gay?”

Jawaban Ragil: “Kalau untuk sesaat, bisa kali, kalau hanya untuk kepuasan. Mungkin ingin mencoba sesuatu yang baru?”

BACA JUGA: Kongkalikong Gorden DPR Rp43,5 Miliar

Jawaban itu sesungguhnya tidak menjawab pertanyaan, atau keluar dari fokus pertanyaan. Sebab, bagaimana mungkin pria yang bukan gay, kemudian dijadikan gay, untuk mencari kepuasan? Di mana potensi kepuasannya (dalam perspektif orang bukan gay). Sebaliknya, dalam perspektif orang yang menjadikan Dedy gay, yang berarti orang itu gay, pastinya mendapatkan kepuasan.

Sayangnya, Dedy tidak mengejar dengan pertanyaan baru, agar tujuan pernyataan tersebut tercapai.

Tapi, pertanyaan Dedy terjawab (mungkin tidak sengaja) oleh penjelasan Ragil berikutnya. Bahwa, ia merasa terlahir sebagai perempuan, meskipun fisiknya laki laki.

Ragil menjelaskan, masyarakat salah paham terhadap gay. Masyarakat menganggap, Ragil jadi begitu akibat salah didik orang tua. Atau salah pergaulan.

Ragil: “Itulah salah paham masyarakat. Aku lahir sudah seperti ini, ya mas. Aku ini bukan karena dibuat-buat, ataupun bukan karena trauma.”

Artikel ini telah dibaca 42 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Halal Bihalal Warga Kampung, Ketua DPRD Surabaya Angkat Keguyuban dan Gotong Royong

18 Mei 2022 - 22:04 WIB

Surabaya Milik Kita, Ayo Kita Bantu Walikota

18 Mei 2022 - 21:54 WIB

Anies Jalin Kesepakatan Pembangunan Perkotaan Berkelanjutan dengan Berlin

18 Mei 2022 - 19:06 WIB

PPDB SMPN Surabaya Dimulai, Simak Tahapan dan Cara Pendaftarannya!

18 Mei 2022 - 18:53 WIB

Macron Desak Israel untuk Investigasi terkait Pembunuhan Shireen Abu Akleh

18 Mei 2022 - 12:28 WIB

Shireen Abu Akleh-Tempo

Peci Terdakwa Disoal Jaksa Agung, sebagai Trik Kuno

18 Mei 2022 - 12:05 WIB

Trending di kempalanalisis