Menu

Mode Gelap

Kempalanbis · 30 Apr 2022 07:53 WIB ·

Kolaborasi Jakarta-Berlin, “Jakarta Future City Hub” Hadir Kembangkan Ekosistem Kewirausahaan Digital


					Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan, melakukan site visit di Jakarta Future City Hub di Jakarta Box Tower (JB Tower), Jakarta Pusat. Perbesar

Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan, melakukan site visit di Jakarta Future City Hub di Jakarta Box Tower (JB Tower), Jakarta Pusat.

Jakarta-KEMPALAN: Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan, melakukan site visit di Jakarta Future City Hub di Jakarta Box Tower (JB Tower), Jakarta Pusat. Bersama dengan Duta Besar Jerman, Ina Lepel, Gubernur Anies meninjau lokasi yang akan menjadi titik temu kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha di dunia digital. Hub ini merupakan hasil kolaborasi Pemprov DKI Jakarta melalui Jakarta Smart City dengan Pemerintah Berlin dalam proyek Smart Change yang didanai oleh Uni Eropa.

Jakarta Future City Hub menyediakan one-stop-shop untuk startup, founders, dan inovator dalam konsep co-working, networking, dan ruang kegiatan serta lokakarya. Dalam sambutannya, Gubernur Anies menyampaikan, ini merupakan tempat bagi para wirausahawan, pelaku usaha startup dan kegiatan digital untuk bisa bekerja bersama.

“Ini merupakan satu tempat di mana siapa saja bisa datang untuk saling bertemu, sehingga ada interaksi, saling belajar, berbagi pengalaman, tukar pikiran, dan kerja bersama. Sebuah fasilitas untuk membuat ekosistem digital di Jakarta bisa tumbuh lebih pesat lagi,” terang Gubernur Anies.

Lebih lanjut, Gubernur Anies menjelaskan kekuatan dari pembangunan bidang digital ini adalah kolaborasi. Sehingga Jakarta Future City Hub akan memposisikan dirinya sebagai ruang kolaborasi untuk menghadapi tantangan perkotaan, serta pusat pengembangan ekosistem kewirausahaan di Jakarta, mendorong inovasi, ketahanan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja dengan memberdayakan wirausahawan dan memungkinkan kolaborasi lintas sektoral.

“Perhatikan saja sekarang semua tumbuh dalam bentuk kolaborasi. Tempat ini dipakai supaya kolaborasi, khususnya di area digital bisa berjalan dengan baik. Insya Allah September nanti bisa digunakan,” lanjut Gubernur Anies.

Perlu diketahui, sejak 2019, Pemprov DKI Jakarta melalui Jakarta Smart City dengan Pemerintah Berlin berkolaborasi melalui proyek Smart Change yang didanai Uni Eropa. Sebagai salah satu tonggak dari proyek Smart Change, Jakarta Future City Hub sedang dibangun untuk memberdayakan ekosistem kewirausahaan di Jakarta.

“Pemerintah Jerman sangat mendukung inisiatif ini. Kemitraan sister city antara Jakarta dan Berlin hidup dan aktif, dan hub ini akan berperan agar kemitraan ini tetap seperti itu di masa depan. Pengembangan perkotaan dan pengembangan lebih lanjut dari ekosistem Startup adalah dua kepentingan utama yang sama-sama dimiliki kedua kota,” ujar Ina Lepel, Duta Besar Republik Federal Jerman untuk Indonesia, ASEAN, dan Timor-Leste.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfotik Provinsi DKI Jakarta, Atika Nur Rahmania berharap kerja sama Jakarta-Berlin akan berkontribusi untuk memastikan bahwa warga Jakarta memiliki akses ekonomi dan teknologi yang dapat membantu meningkatkan kehidupan mereka.

“Ini khusus dikembangkan untuk seluruh jenis inovasi, jadi nanti akan ada tema-temanya. Tapi prinsipnya ini adalah tempat kumpul yang kemudian kita fasilitasi. Harapannya, masyarakat juga dapat menikmati dan memanfaatkan fasilitas ini sebagai salah satu pilar produktivitas masyarakat Jakarta terutama di aspek digital,” terang Atika.

Terdapat 2 (dua) layanan utama di Jakarta Future City Hub, yaitu:

– Entrepreneur Support Program bertujuan untuk menjawab kebutuhan nonfisik para entrepreneur, yaitu mentorship dan networking; dan

– Entrepreneur Space merupakan ruang para entrepreneur untuk bekerja, mengembangkan, dan menciptakan produk mereka, di antaranya Smart City Prototyping Center, Mini Studio, Knowledge Center, Berlin-Jakarta Cooperation Lab Space, dan area pendukung lainnya.

Selain itu, lebih dari sekadar ruang kerja bersama, Jakarta Future City Hub memiliki ruang-ruang komunal yang mendukung kelestarian ekosistem bisnis Jakarta. Di antaranya:

– Communal Area untuk melakukan sharing session, pembelajaran peer-to-peer, area hiburan.

– Main Event Area untuk menyelenggarakan workshop, pertemuan, seminar, talk show, FGD, accelerator program.

– Working Space bagi para startup untuk bekerja

– Prototyping Corner atau ruang prototipe, konsultasi produk dan ide, workshop produk.

– Mini Studio atau ruang produksi dan konsultasi terkait konten digital.

– Mini Expo/Showcase Wall yang berupa sudut pameran produk dan layanan yang lahir di hub ini.

Editor: Freddy Mutiara

 

Artikel ini telah dibaca 33 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Ganjar Komit Dukung Pertanian Organik dengan Bantuan Prioritas

17 Mei 2022 - 06:42 WIB

Tidak Hanya Omzet Naik, Tampil di Lapak Ganjar Bengok Craft Bisa Pameran di Jepang

16 Mei 2022 - 20:01 WIB

Kunjungan Wisman di Jatim Meningkat, Gubernur Khofifah Minta Bupati dan Wali Kota Maksimalkan Infrastruktur Penunjang Pariwisata

16 Mei 2022 - 14:06 WIB

Festival Lauhan di Jateng Tembus 600 Peserta, Ganjar: Ada Breeding, Jual Beli dan Edukasi

16 Mei 2022 - 07:08 WIB

Berkelas! Potret Gubernur Anies Diskusi dengan Delapan Perusahaan Raksasa Inggris

15 Mei 2022 - 20:11 WIB

Kado Istimewa HIPMI di HJKS ke 729, Gelar SBF Demi Pulihkan Ekonomi Surabaya

15 Mei 2022 - 18:50 WIB

Trending di Kempalanbis