Menu

Mode Gelap

kempalansport · 17 Apr 2022 06:35 WIB ·

Ternyata, Kiper City yang Bikin Blunder Sempat Nyaris Trial di Liverpool


					Momen ketika bomber Liverpool FC Sadio Mane menyerobot bola dari kaki kiper Manchester City Zack Steffen. (Foto: Daily Nation) Perbesar

Momen ketika bomber Liverpool FC Sadio Mane menyerobot bola dari kaki kiper Manchester City Zack Steffen. (Foto: Daily Nation)

LONDON-KEMPALAN: Nama Zack Steffen jadi bahan pembicaraan setelah Manchester City tumbang 2-3 atas Liverpool FC dalam semifinal Piala FA di Wembley Stadium, London, Sabtu (16/4).

Kiper cadangan City itu melakukan blunder yang berakibat dengan gol kedua LFC yang dicetak Sadio Mane ketika menit ke-17. Saat itu, Steffen gagal mengontrol bola dari John Stones yang mampu diserobot Mane.

Setelah gol blunder itu, Mane juga memperdaya kiper 17 tahun tersebut pada menit ke-45. Selain gol SuperMane (julukan Mane) tersebut, satu gol LFC lainnya diciptakan Ibrahima Konate saat menit kesemblilan.

City sempat mengejar lewat gol Jack Grealish (menit ke-47) dan Bernardo Silva (menit pertama injury time). Tapi, dua gol itu tak menolong The Cityzens (julukan City) dari kekalahan. Steffen pun jadi bahan bulan-bulanan fans City.

Sampai-sampai, ada fans yang membongkar “aib” kiper AS tersebut ketika masih muda. Steffen ternyata sempat nyaris jadi kiper trial di The Reds (julukan LFC). Jejak elektronik dari cuitannya di Twitter yang jadi buktinya.

’’Liverpool FC ingin memberiku trial,’’ begitu bunyi cuitan Steffen dalam akun Twitter miliknya @zacksteffen, pada 4 April 2012 silam.

Steffen ketika itu tidak jadi trial ke LFC. Dia tetap bermain untuk West Chester United Academy sebelum akhirnya pindah ke FC Delco Academy pada 2013. Steffen melanjutkan karirnya ke FC Freiburg, Columbus Crew, Pittsburg, dan FC Dusseldorf.

Steffen baru diboyong City saat musim panas 2020 lalu. Walaupun tidak jadi trial, tetap saja dia jadi bahan hujatan fans City. ’’Itulah sebabnya dia melakukan blunder itu,’’ kicau salah seorang fans City di Twitter.

Pelatih City Pep Guardiola pun mencoba untuk memagari kiper cadangannya itu. ’’Blundernya itu adalah kecelakaan. Salah satu poin yang terpenting adalah mencoba bermain, Sebagai penjaga gawang, dia sudah memiliki kualitas ini,’’ kata Pep.

Pep pun tak mau menyalahkan Steffen sebagai kambing hitam di balik kekalahan ini. ’’Dia akan belajar untuk masa depan. Kapan bola ada di sana, itu selalu bisa terjadi,’’ sambung pelatih yang berjuluk Sang Filsuf tersebut.

Bagi Steffen, malam di Wembley itu bisa dibilang hari sialnya. Sebab, musim lalu, Steffen malah jadi pahlawan City ketika mampu memastikan gawangnya tidak kebobolan dalam laga final Piala Liga 2020 – 2021 melawan Tottenham Hotspur. (BBC Sport, Yunita Mega Pratiwi)

Artikel ini telah dibaca 54 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Thailand Open 2022: Fajar/Rian Tantang Juara Dunia di Final

21 Mei 2022 - 22:05 WIB

Akhiri Karir Bersama Real Madrid, Ini Hadiah dari Ancelotti untuk Marcelo

21 Mei 2022 - 11:24 WIB

Emas SEA Games jadi Modal Dila Menuju Roland Garros

21 Mei 2022 - 07:45 WIB

Keren, Arek Krembung Ini Raih Medali Emas SEA Games 2021

20 Mei 2022 - 23:13 WIB

Raih Emas, Eko Yuli Meneruskan Tradisi Medali

20 Mei 2022 - 22:47 WIB

Terancam Finis di Belakang Lazio, Jose Mourinho Tak Peduli

20 Mei 2022 - 21:45 WIB

Trending di kempalansport