Anies Menguat, Gangguan Kekuatan Jahat Meningkat

waktu baca 4 menit
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil tampil mesra dengan main bola bareng di Jakarta International Stadium (JIS). (Foto: PRMN)

Oleh: Isa Ansori (Kolumnis)

KEMPALAN: Akan selalu ada upaya untuk menghadang sesuatu yang baik, terutama oleh mereka yang selama ini sudah merasa nyaman dengan melakukan hal-hal yang jahat tapi menuntungkan.

Ada kekuatan jahat yang akan selalu berusaha memadamkan kebaikan dengan harapan kebaikan itu tidak menggusur kejahatan yang dilakukan.

Berbagai upaya dilakukan dengan harapan kebaikan itu tidak bisa tampil di permukaan, kalau kebaikan itu tampil di permukaan dan terlihat banyak orang maka kejahatan dan kebusukan yang selama ini dikemas dengan bungkus-bungkus seolah-olah baik akan ditinggalkan.

Ada upaya kekuatan kelompok jahat untuk membenamkan martabat kemanusiaan dengan cara-cara jahat, memutar balikkan fakta padahal watak dasar manusia akan selalu berusaha memilih kebaikan.

Begitulah yang dialami oleh Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta, apapun yang dilakukan untuk kebaikan Jakarta, pasti akan dicari kesalahan-kesalahannya.

BACA JUGA: Anies: Jakarta Rumah Bersama Kita

Penanganan banjir yang sudah relatif baik dengan durasi genangan air yang lebih pendek masih dicari-cari kesalahannya, padahal akal sehat sudah memahami bahwa tidak mungkin banjir di Jakarta bisa dihilangkan begitu saja apalagi bila saat curah hujan meningkat. Ada banyak titik-titik genangan yang sebelum Anies menjadi langganan banjir, sekarang sudah bisa diatasi.

Bagi mereka yang memang berniat jahat terhadap Anies akan selalu melakukan berbagai cara untuk menjatuhkan Anies. Mereka melakukan itu dengan cara memfitnah dan cara-cara kotor lainnya. Berhhasilkah mereka? Ternyata tidak. Rakyat Indonesia ternyata masih menggunakan hati nuraninya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *