Demo Anti-Vaksin di Prancis, Jerman, Austria dan Italia

waktu baca 2 menit
Ilustrasi Anti-Vaksin-BBC

KEMPALAN: Peserta protes telah turun ke jalan di beberapa negara Eropa Barat untuk melakukan protes anti-vaksin. Diperkirakan, di Prancis sendiri, jumlahnya mencapai lebih dari 100.000 orang dengan tujuan menolak kebijakan pemerintah yang ingin menerapkan kebijakan Vaccine Pass.

Di ibukota Prancis yaitu paris, protester yang ada rata-rata tidak menggunakan masker dan rela hujan-hujanan pada Sabtu (8/1) silam sembari membawa plakat dan papan yang bertuliskan “Kebenaran”, “Kebebasan” dan “Katakan tidak ke Vaccine Pass”.

Tidak hanya itu, banyak dari protester yang secara langsung menyerang presiden Prancis yaitu Macron karena mengakibatkan kemarahan publik semenjak perkataannya yaitu ingin membuat warga yang tidak mendapatkan vaksin akan dipersulit hidupnya sehingga akan secara sukarela melakukan vaksinasi.

Sama kasusnya di Jerman, dapat dilihat beberapa titik protes yang terjadi pada Sabtu (8/1) dengan jumlah terbanyak berada di Hamburg dengan perkiraan 16,000 orang.

Beda kasusnya dengan Prancis, warga Jerman melakukan protes setelah adanya kebijakan pemerintah untuk mewajibkan vaksinasi kepada anak kecil dalam rentang umur 5 tahun hingga 11 tahun.

Protester yang ada di Jerman membawa papan yang berisikan “Cukup! Jangan atur anak kami”.

Selain itu, Italia juga menjadi tempat adanya protes anti-vaksin dikarenakan adanya kebijakan pemerintah yang mewajibkan vaksinasi bagi seseorang yang berumur diatas 50 tahun.

Kebijakan di Italia kemudian tidak memperbolehkan seseorang yang belum mendapatkan vaksinasi untuk menggunakan transportasi publik hingga mengunjungi restoran.

(Aljazeera, Muhamad Nurilham)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *