Menu

Mode Gelap

kempalanews · 22 Nov 2021 08:36 WIB ·

Khofifah Ajak Kerajaan Denmark Kembangkan Kerjasama Bidang Maritim dan Industri Pertahanan


					Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat  pembukaan Kantor Konsulat Kerajaan Denmark di Surabaya, Minggu (21/11). Perbesar

Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat pembukaan Kantor Konsulat Kerajaan Denmark di Surabaya, Minggu (21/11).

SURABAYA-KEMPALAN: Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak Kerajaan Denmark mengembangkan kerjasama di bidang maritim dan industri pertahanan. Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri pembukaan Kantor Konsulat Kerajaan Denmark di Surabaya, Minggu (21/11).

Kantor Konsulat Kerajaan Denmark ini berlokasi di Gedung Tanto Jl. Indrapura No. 29-33 Surabaya. “Saya mengucapkan selamat dan terimakasih atas kebaikan Bapak Menlu Denmark untuk membuka Kantor Konsulat Kerajaan Denmark di Surabaya,” kata Khofifah dalam sambutannya.

Khofifah mengungkapkan, pemilihan Provinsi Jawa Timur tepatnya di Kota Surabaya sebagai lokasi Kantor Konsulat Kerajaan Denmark adalah sebuah pilihan yang tepat. Pasalnya, provinsi paling ujung timur Pulau Jawa ini memiliki berbagai keunggulan.

Diantaranya, Jawa Timur adalah pusat perekonomian untuk Indonesia bagian timur serta berkontribusi terbesar kedua bagi perekonomian Indonesia. Sementara Kota Surabaya sendiri merupakan kota terbesar kedua di Indonesia.

Lebih lanjut disampaikan Khofifah, Jawa Timur juga memiliki infrastruktur yang lengkap dan modern, seperti Bandara Internasional Juanda dan Pelabuhan Tanjung Perak yang merupakan pelabuhan terbesar kedua di Indonesia setelah Tanjung Priok Jakarta.

“Jadi pilihan yang tepat bagi Kerajaan Denmark untuk membuka kantor konsulat di Jawa Timur. Jawa Timur menjadi hub perekonomian Kawasan Indonesia Bagian Timur,” jelas Khofifah.

“Jawa Timur juga satu dari penopang stok pangan Indonesia. Lokasi Jawa Timur sangat strategis sebagai pusat grafitasi dan gerbang perekonomian untuk Indonesia wilayah timur,” sambungnya.

Khofifah pun menyampaikan bahwa Jawa Timur memiliki PT. PAL yang bergerak di bidang pembuatan kapal. Kemudian terdapat PT. Pindad yang juga sebagai industri alat pertahanan berkelas dunia.

Selain itu, Jawa Timur juga memiliki perguruan tinggi yang memiliki fakultas teknologi kelautan, yaitu ITS. Oleh sebab itu, ia mengajak Kerajaaan Denmark untuk dapat mengembangkan kerjasama antara Kerajaan Denmark dan Jatim utamanya di bidang maritim dan industri pertahanan.

“Kami berharap kerjasama yang saling menguntungkan dapat dibangun antara Kerajaam Denmark dan Jatim. Kami berharap Denmark yang memiliki keunggulan di bidang perkapalan dan industri pertahanan dapat membangun dan mengembangkan investasi di bidang perkapalan dan pertahanan dengan teknologi tinggi di Jawa Timur,” harapnya.

Di hadapan Menteri Luar Negeri Kerajaan Denmark Mr. Jeppe Sebastian Kofod dan Duta Besar Kerajaan Denmark di Indonesia Lars Bo Larsen serta semua yang hadir, Khofifah juga menuturkan perekonomian Jawa Timur tumbuh dengan baik dan stabil dari waktu ke waktu.

Sesuai hasil riset…

Artikel ini telah dibaca 24 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Kronologi Perwira Polisi yang Dikeroyok saat Demonstrasi Pemuda Pancasila

28 November 2021 - 15:06 WIB

Kecelakaan Maut Truk Tronton vs Mobil Elf di Kediri, 4 Santri Meninggal Dunia

28 November 2021 - 15:02 WIB

9 Kiai Sepuh NU Minta Muktamar NU ke 34 Ditunda hingga 2022

28 November 2021 - 14:59 WIB

Jatim Terima Dua Penghargaan BKN Award 2021 Peringkat Pertama, Ini Formula Rahasianya

28 November 2021 - 07:02 WIB

Perdana, UHW Perbanas Wisuda 339 Mahasiswa

27 November 2021 - 17:23 WIB

Frontage Road Terus Dikebut, Bupati Sidoarjo Kawal Langsung Pembebasan Lahan

27 November 2021 - 15:53 WIB

Trending di kempalanews