Ledakan Besar di RS Militer Kabul, ISIS-K Jadi Dalang Ledakan tersebut

waktu baca 2 menit
Suasana pasca ledakan-Aljazeera

KABUL-KEMPALAN: Setidaknya 19 orang meninggal serta 43 orang lainnya terluka dalam ledakan di RS militer terbesar Afghanistan. Data tersebut kemudian telah divalidasi oleh Menteri Dalam Negeri yang mengatakan bahwa data tersebut benar adanya.

Telah terjadi dua ledakan besar di pintu masuk RS militer Sardar Mohammad Daud Khan pada Selasa (2/10). Dalam ledakan tersebut yang menimbulkan banyak korban jiwa serta korban luka, kemudian disusul oleh adanya baku tembak di tempat kejadian tersebut.

Islamic State in Khorasan Province atau ISIS-K kemudian memberikan klaimnya bahwa tindakan pengeboman tersebut dilakukan oleh pihaknya melalui Telegram. Dalam Telegram tersebut, mereka mengatakan bahwa lima kelompok Islamic State secara langsung berkoordinasi dalam serangan tersebut.

Mengutip dari Aljazeera, satu ledakan terjadi dengan meledakkan bom sabuk di depan pintu masuk RS militer tersebut sebelum pada akhirnya beberapa anggota militannya memasuki RS tersebut dan melontarkan banyak peluru.

Kemudian bom lainnya diledakkan dengan cara melakukan bom bunuh diri. Seseorang menaiki motor kemudian meledakkan dirinya tepat di depan pintu masuk RS militer tersebut.

Pihak resmi Taliban mengatakan bahwa tindakan tersebut memang dilakukan dengan cara bom bunuh diri yang kemudian disambung dengan baku tembak.

Zahibullah Mujahid, Deputi Menteri Informasi dan Budaya kemudian mengatakan bahwa Taliban membunuh lima dari pelaku serangan tersebut. Salah satu komandan militer Taliban di Kabul menjadi salah satu korban dalam serangan tersebut.

PBB kemudian mengutuk tindakan serangan oleh ISIS-K tersebut dan kemudian meminta tanggung jawab kepada siapapun yang terlibat dan melakukannya.

(Aljazeera, Muhamad Nurilham)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *