Menu

Mode Gelap

kempalanmanca · 4 Nov 2021 01:15 WIB ·

Ledakan Besar di RS Militer Kabul, ISIS-K Jadi Dalang Ledakan tersebut


					Suasana pasca ledakan-Aljazeera Perbesar

Suasana pasca ledakan-Aljazeera

KABUL-KEMPALAN: Setidaknya 19 orang meninggal serta 43 orang lainnya terluka dalam ledakan di RS militer terbesar Afghanistan. Data tersebut kemudian telah divalidasi oleh Menteri Dalam Negeri yang mengatakan bahwa data tersebut benar adanya.

Telah terjadi dua ledakan besar di pintu masuk RS militer Sardar Mohammad Daud Khan pada Selasa (2/10). Dalam ledakan tersebut yang menimbulkan banyak korban jiwa serta korban luka, kemudian disusul oleh adanya baku tembak di tempat kejadian tersebut.

Islamic State in Khorasan Province atau ISIS-K kemudian memberikan klaimnya bahwa tindakan pengeboman tersebut dilakukan oleh pihaknya melalui Telegram. Dalam Telegram tersebut, mereka mengatakan bahwa lima kelompok Islamic State secara langsung berkoordinasi dalam serangan tersebut.

Mengutip dari Aljazeera, satu ledakan terjadi dengan meledakkan bom sabuk di depan pintu masuk RS militer tersebut sebelum pada akhirnya beberapa anggota militannya memasuki RS tersebut dan melontarkan banyak peluru.

Kemudian bom lainnya diledakkan dengan cara melakukan bom bunuh diri. Seseorang menaiki motor kemudian meledakkan dirinya tepat di depan pintu masuk RS militer tersebut.

Pihak resmi Taliban mengatakan bahwa tindakan tersebut memang dilakukan dengan cara bom bunuh diri yang kemudian disambung dengan baku tembak.

Zahibullah Mujahid, Deputi Menteri Informasi dan Budaya kemudian mengatakan bahwa Taliban membunuh lima dari pelaku serangan tersebut. Salah satu komandan militer Taliban di Kabul menjadi salah satu korban dalam serangan tersebut.

PBB kemudian mengutuk tindakan serangan oleh ISIS-K tersebut dan kemudian meminta tanggung jawab kepada siapapun yang terlibat dan melakukannya.

(Aljazeera, Muhamad Nurilham)

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Ukraina Sebut ada Upaya Kudeta, Rusia Terlibat Dibaliknya

28 November 2021 - 13:24 WIB

Presiden Zelensky-BBC

Varian Omicron Sudah Masuk ke Beberapa Negara Eropa

28 November 2021 - 13:02 WIB

Ilustrasi COVID-19 di Britania Raya-AAtR

WHO Sebut Varian Baru COVID yaitu Omicron Sebagai Kekhawatiran Baru

28 November 2021 - 12:41 WIB

Varian baru COVID-19 yaitu Omicron-DW

Terlalu Nyaman Lockdown, Taiwan Ragu untuk Buka Diri ke Dunia Internasional

28 November 2021 - 12:19 WIB

Ilustrasi COVID-19 di Taiwan-TEMPO

Laos Berharap Ekonomi Bertumbuh dari Rel Kereta buatan Tiongkok

28 November 2021 - 11:54 WIB

Kereta Tiongkok-Laos-InfrastructureReview

Nicolas Maduro Kunjungi Kuba untuk Rayakan Kematian Fidel Castro

26 November 2021 - 17:13 WIB

Nicolas Maduro-CNN
Trending di kempalanmanca