Menu

Mode Gelap

kempalansport · 31 Okt 2021 22:33 WIB ·

Bukan Jadi Juara di MotoGP, Ajang ini yang Dibidik Bagnaia


					Aksi cornering Francesco “Pecco” Bagnaia. (Foto: Motorsport) Perbesar

Aksi cornering Francesco “Pecco” Bagnaia. (Foto: Motorsport)

MISANO ADRIATICO-KEMPALAN: Francesco Bagnaia gagal bersaing berebut gelar jawara MotoGP musim ini. Bagnaia gagal bersaing dengan pembalap Monster Energy Yamaha MotoGP Fabio Quartararo.

Pecco (panggilan akrab Bagnaia) masih berada di posisi kedua dengan ketinggalan 65 angka dari Quartararo. Murid Valentino Rossi itu pun hanya berjarak 27 poin dari pembalap yang berada di bawahnya, Joan Mir (Team Suzuki Ecstar).

Entah ada kaitannya atau tidak dengan kegagalannya memburu El Diablo (julukan Quartararo) di musim ini. Bagnaia menyebut, bukan juara MotoGP yang jadi impiannya. Melainkan juara pada ajang balap motor ketahanan, Suzuka 8 Hours.

’’Saya ingin berpartisipasi dalam ajang Suzuka 8 Hours bersama dengan Ducati, dengan menaiki motor Ducati Panigale V4 yang sudah dipersiapkan dengan sempurna,’’ ucap pembalap berumur 24 tahun tersebut.

Harusnya, balapan yang rutin dilangsungkan di Sirkuit Suzuka setiap tahun tersebut berlangsung di pekan pertama bulan November ini. Tepatnya pada tanggal 7 Jepang nanti. Namun, gara-gara pandemi Covid-19 yang masih tinggi di Jepang, ajang itu pun dibatalkan pada tahun ini.

Menurut rencana, salah satu ajang balapan ikonik yang ada di dalam kalender FIM Endurance itu bakal digelar pada pertengahan tahun depan. Tepatnya pada bulan Juli 2022 mendatang. Musim depan, kalender balapan bulan Juli hanya diisi dengan Grand Prix Finlandia yang berlangsung di Kymi Ring, Itti.

Bagnaia pun menyebutnya sebagai pengalaman yang tak terlupakan ketika bisa bertarung dalam balap motor ketahanan itu. Apalagi ketika harus bertarung di Jepang, negara yang notebene merupakan “kandang” dari beberapa konstruktor yang bertarung dalam MotoGP.

Sebut saja Honda, Yamaha, ataupun Suzuki. ’’Makanya, itulah kenapa saya berpikir jika victory dalam ajang tersebut (balapan ketahanan) tak lebih berharga ketimbang gelar dalam MotoGP,’’ beber pembalap juara dunia Moto2 musim 2018 itu.

Konon, beberapa rekan sesama pembalap MotoGP pun sudah mampu dia rayu untuk ikut dalam balapan tersebut. Sebut saja rekannya sesama pembalap yang akan turun dengan bendera Ducati Lenovo Team, Jack Miller. (Tuttomotoriweb, Yunita Mega Pratiwi)

Artikel ini telah dibaca 48 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Wakil Ketua KONI Kab Bandung Ajak Warga Pasang Bendera di Halaman Rumah dan Medsos

9 Desember 2021 - 12:36 WIB

Deltras atau Mitra yang Susul 7 Tim di Babak 8 Besar Liga 3

9 Desember 2021 - 12:00 WIB

Top Markotop! Persebaya Obok-obok Gawang Persib Bandung 3-0

9 Desember 2021 - 10:18 WIB

Munchen, Ajax, dan Liverpool Sempurna di Fase Grup Liga Champions

9 Desember 2021 - 08:31 WIB

Daftar Klub-klub yang Lolos ke Babak 16 Besar Liga Champions

9 Desember 2021 - 07:39 WIB

Chelsea Gagal Jadi Juara Grup, Tuchel Beri Peringatan ke Pemainnya

9 Desember 2021 - 06:19 WIB

Trending di kempalansport