Menu

Mode Gelap

kempalanmanca · 30 Okt 2021 21:42 WIB ·

Biden Akui bahwa Perjanjian AUKUS Terkesan Janggal


					Ilustrasi AUKUS-SputnikNews Perbesar

Ilustrasi AUKUS-SputnikNews

WASHINGTON D.C-KEMPALAN: Presiden AS, Joe Biden pada Jumat (29/10) mengatakan bahwa perjanjian keamanan antara Britania Raya, AS dan Australia yang dikenal dengan nama AUKUS merupakan salah satu perjanjian yang janggal.

Perjanjian AUKUS yang merupakan perjanjian keamanan antara Britania Raya, AS dan Australia telah memberikan banyak analisis dari para ahli. Banyak negara juga yang memandang bahwa perjanjian tersebut akan mengubah pola keamanan di Indo-pasifik.

Dalam perjanjian keamanan tersebut, disebutkan bahwa Australia akan membeli kapal selam bertenaga nuklir dari AS. Namun, pembelian dari AS tersebut berarti bahwa Australia menggagalkan pembelian kapal selam dari Prancis yang kemudian muncul kemarahan besar dari Prancis.

AUKUS menjadi kegagalan diplomatik yang sangat berbahaya karena Prancis menarik semua perwakilan negaranya dari AS dan Prancis dengan mengatakan bahwa tidak ada yang bisa dibicarakan lagi terkait AUKUS.

Kemudian pada Jumat (29/10), Joe Biden bertemu secara langsung dengan Presiden Prancis yaitu Macron dengan tujuan memperbaiki kembali hubungan negaranya. Pada saat pertemuan tersebut, Joe Biden mengatakan bahwa perjanjian tersebut sangat janggal dan tidak ada yang bisa dibanggakan dalam perjanjian tersebut.

Biden kemudian mengatakan bahwa Prancis merupakan mitra yang sangat berharga bagi AS.  “Prancis merupakan mitra yang sangat, sangat, sangat berharga—dan kekuatan yang dimiliki oleh Prancis setara dengan AS” ucap Biden.

(TheGuardian, Muhamad Nurilham)

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Ukraina Sebut ada Upaya Kudeta, Rusia Terlibat Dibaliknya

28 November 2021 - 13:24 WIB

Presiden Zelensky-BBC

Varian Omicron Sudah Masuk ke Beberapa Negara Eropa

28 November 2021 - 13:02 WIB

Ilustrasi COVID-19 di Britania Raya-AAtR

WHO Sebut Varian Baru COVID yaitu Omicron Sebagai Kekhawatiran Baru

28 November 2021 - 12:41 WIB

Varian baru COVID-19 yaitu Omicron-DW

Terlalu Nyaman Lockdown, Taiwan Ragu untuk Buka Diri ke Dunia Internasional

28 November 2021 - 12:19 WIB

Ilustrasi COVID-19 di Taiwan-TEMPO

Laos Berharap Ekonomi Bertumbuh dari Rel Kereta buatan Tiongkok

28 November 2021 - 11:54 WIB

Kereta Tiongkok-Laos-InfrastructureReview

Nicolas Maduro Kunjungi Kuba untuk Rayakan Kematian Fidel Castro

26 November 2021 - 17:13 WIB

Nicolas Maduro-CNN
Trending di kempalanmanca