WASHINGTON D.C-KEMPALAN: Presiden AS, Joe Biden pada Jumat (29/10) mengatakan bahwa perjanjian keamanan antara Britania Raya, AS dan Australia yang dikenal dengan nama AUKUS merupakan salah satu perjanjian yang janggal.
Perjanjian AUKUS yang merupakan perjanjian keamanan antara Britania Raya, AS dan Australia telah memberikan banyak analisis dari para ahli. Banyak negara juga yang memandang bahwa perjanjian tersebut akan mengubah pola keamanan di Indo-pasifik.
Dalam perjanjian keamanan tersebut, disebutkan bahwa Australia akan membeli kapal selam bertenaga nuklir dari AS. Namun, pembelian dari AS tersebut berarti bahwa Australia menggagalkan pembelian kapal selam dari Prancis yang kemudian muncul kemarahan besar dari Prancis.
AUKUS menjadi kegagalan diplomatik yang sangat berbahaya karena Prancis menarik semua perwakilan negaranya dari AS dan Prancis dengan mengatakan bahwa tidak ada yang bisa dibicarakan lagi terkait AUKUS.
Kemudian pada Jumat (29/10), Joe Biden bertemu secara langsung dengan Presiden Prancis yaitu Macron dengan tujuan memperbaiki kembali hubungan negaranya. Pada saat pertemuan tersebut, Joe Biden mengatakan bahwa perjanjian tersebut sangat janggal dan tidak ada yang bisa dibanggakan dalam perjanjian tersebut.
Biden kemudian mengatakan bahwa Prancis merupakan mitra yang sangat berharga bagi AS. “Prancis merupakan mitra yang sangat, sangat, sangat berharga—dan kekuatan yang dimiliki oleh Prancis setara dengan AS” ucap Biden.
(TheGuardian, Muhamad Nurilham)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi