Menu

Mode Gelap

kempalanews · 27 Okt 2021 19:35 WIB ·

KPK Geledah Rumah Kontraktor Langganan Bupati Probolinggo 


					Puput Santriana Tari selaku Bupati Probolinggo (kiri) dan suaminya Hasan Aminuddin (kanan) saat diperiksa KPK (beritasatu) Perbesar

Puput Santriana Tari selaku Bupati Probolinggo (kiri) dan suaminya Hasan Aminuddin (kanan) saat diperiksa KPK (beritasatu)

PROBOLINGGO-KEMPALAN: Komisi Pemberentasan Korupsi (KPK) kembali datangi Kabupaten Probolinggo.

Penyidik antirasuah tersebut terus ungkap korupsi yang dilakukan oleh pasangan suami istri (Pasutri) Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari dan suaminya Hasan Aminuddin selama bertahun-tahun.

Kali ini, para penyidik KPK mendatangi rumah rekanan atau kontraktor yang sering dipakai tersangka Hasan Aminuddin dalam kasus grarifikasi dan TPPU (Tindak Pidana Pencucian Uang).

Melansir dari detik.com, KPK menggeledah tiga rumah yang berada di 2 kecamatan. Mereka menggeledah rumah Tutik orang tua Andi Suryanto Wibowo, Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo dari Fraksi NasDem, di Dusun Taman, Desa Sebaung, Kecamatan Gending.

Tak hanya itu, mereka juga menggeledah rumah pemilik CV Wahyu, Mochamad Munip di Kelurahan Patokan, Kecamatan Kraksaan dan satu rumah lainnya yang ada di Kecamatan Kraksaan.

Bambang Holili selaku Ketua RW 02, Kelurahan Patokan, Kecamatan Kraksaan, mengaku, bahwa petugas KPK didampingi polisi bersenjata lengkap datang sekitar pukul 11.30 WIB dan diperkirakan 10 orang masuk ke dalam rumah Munip.

“Betul rumah Mochamad Munip, pekerjaan pemborong atau kontraktor yang sering digunakan Hasan Aminudin, sekitar 10 petugas masuk dan menggeledah rumah pemilik CV Wahyu,” ucap Holili, saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (26/10/2021)

Selain itu, adapun juga seorang petugas dari KPK yang mengendarai motor membawa map masuk melakukan penggeledahan ke rumah Mochamad Holili. Dia juga meminta keterangan saksi sambil mencocokkan dokumen hasil sitaan dari dinas terkait.

Selama kurang lebih 2 jam petugas KPK melakukan penggeledahan pada rumah tersebut. Saat mereka keluar dari rumah tersebut sekitar pukul 13.00 WIB,  tampak membawa dokumen dan beberapa bukti lainnya.

KPK juga telah memeriksa tujuh saksi dalam kasus suap jual beli jabatan, gratifikasi, serta TPPU dari Bupati Probolinggo nonaktif Puput Tantriana Sari (PTS).

KPK mendalami para saksi soal dugaan penerimaan sejumlah uang terkait dengan pengangkatan penjabat kepala desa serta mutasi jabatan yang ada di Probolinggo.(detik.com/Akbar Danis)

Artikel ini telah dibaca 27 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Wagub Emil Pastikan Ketersediaan Logistik dan Posko Pengungsi Terpenuhi

9 Desember 2021 - 12:46 WIB

KEI-ANTARA Gelar Uji Kompetensi Wartawan di Sumenep

9 Desember 2021 - 10:14 WIB

Gelar Uji Kompetisi Wartawan

Cara Bupati Achmad Fauzi Mengurangi Angka Kemiskinan di Sumenep

9 Desember 2021 - 08:12 WIB

Bupati Achmad Fauzi

Tinjau Penyaluran Pakan Ternak, Wagub Emil: Sudah Termanfaatkan Baik

9 Desember 2021 - 06:08 WIB

Ketua DPD RI Dorong Pemerintah Riset Mitigasi Kebencanaan

9 Desember 2021 - 05:53 WIB

Bupati Gresik Ajak Generasi Milenial Kembangkan Kemampuan Berwirausaha dan Skill pada Era Digitalisi

9 Desember 2021 - 00:01 WIB

Trending di kempalanews