Dubes Iran untuk PBB Tuding Israel Penuh Kebohongan

waktu baca 2 menit
Naftali Bennet. (Aljazeera)

TEHERAN-KEMPALAN: Iran telah memberikan responnya terkait pidato oleh Perdana Menteri Israel, Naftali Bennett pada Sidang Majelis Umum PBB di New York. Naftali Bennet dituduh menyebarkan propaganda “Iran-phobia” dan mencoba untuk menjustifikasi tindakan Israel di Timur Tengah.

Dalam pidato Perdana Menteri Israel, Naftali Bennet, ia mengatakan bahwa tindakan Iran dengan nuklirnya sangat berbahaya bagi negara-negara di kawasan. Ia juga mengatakan bahwa Iran berencana melakukan tindakan yang mendukung gerakan untuk oposisi Israel serta ingin membuat negara-negara tetangga berada dibawah “Nuclear Umbrella”.

Nuclear Umbrella merupakan salah satu konsep yang ada dalam studi nuklir yang mengatakan bahwa suatu negara memang sengaja mencoba untuk mengakuisisi nuklir dan memberikan janji serta jaminan keamanan ke negara-negara tetangga untuk dapat “Berlindung di bawah payung” nuklir miliknya.

Kemudian, Bennet juga menuduh Iran dengan program nuklirnya yang sudah melanggar semua garis yang ada karena telah melanggar batas pengayaan uranium hingga melanggar perjanjian dari IAEA.

Menanggapi hal tersebut, Dubes Iran untuk PBB, Majid Takht-Ravanchi mengatakan via cuitan di Twitter bahwa semua pidato yang dikatakan oleh Bennett “Penuh dengan kebohongan”.

Next: Rezim Israel…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *