Ankara-Kempalan: Presiden Turki, Erdogan mengatakan bahwa pihaknya sedang mempertimbangkan kembali untuk membeli sistem misil dari Rusia untuk kedua kalinya. Turki bisa dikatakan sedikit “Nekat” karena NATO dan AS secara keras menentang hal tersebut.
Dalam wawancaranya dengan media CBS, Erdogan mengatakan bahwa pihaknya akan membuat keputusan untuk membeli sistem pertahanan sesuai dengan pilihannya, dan tidak takut terhadap adanya larangan.
“Di waktu kedepannya, tidak akan ada yang bisa mengintervensi mulai dari jenis sistem pertahanan apa yang kami pilih, dari siapa kami beli hingga lainnya. Tidak akan ada yang bisa mengintervensi kami. Hanya kami yang bisa membuat keputusan tersebut” ucap Erdogan dalam wawancara di CBS.
Sebelumnya, Erdogan memberikan jawabannya ketika ditanya oleh salah satu media yang menjelaskan bahwa Turki tidak diberikan pilihan unutk membeli misil Patriot dan AS juga belum mengirim pesawat jet F-35 pesanan Turki meskipun telah melakukan pembayaran 1,4 Miliar USD.
Turki sebelumnya ditendang dan dikeluarkan dari adanya program pesawat F-35 setelah membeli misil buatan Rusia yaitu S-400. AS beserta NATO kemudian menentang keras tindakan Turki dengan mengatakan bahwa sistem misil milik Rusia sangat berbahaya dan tentu saja membahayakan F-35. Turki memiliki misil S-400 untuk kepentingan pribadinya dan secara independen memilih untuk memiliki misil tersebut terlepas dari adanya risiko dan kecaman.
(Aljazeera, Muhamad Nurilham)
Editor: Freddy Mutiara

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi