Sabtu, 11 Juli 2026, pukul : 21:51 WIB
Surabaya
--°C

Bakar Peti Jenazah Covid di Bondowoso, 2 Positif Antigen

Bondowoso –KEMPALAN: Satgas COVID-19 setempat melakukan tracing dan testing keluarga dan kontak erat kasus jenazah yang direbut paksa di Tamanan, Bondowoso. Hasilnya, 2 orang dinyatakan positif antigen.

Kedua orang yang telah dinyatakan reaktif tersebut selanjutnya melakukan isolasi mandiri di rumahnya karena mereka belum memiliki gejala klinis. Satgas melakukan tracing dan testing pada keluarga inti, kerabat, maupun orang-orang yang dinilai memiliki kontak erat jenazah saat malam kejadian.

“Kami sudah lakukan pada 35 orang kontak erat. Hasilnya, 2 orang reaktif,” kata jubir Satgas COVID-19 Bondowoso dr Mohamad Imron, Senin (26/7/2021).

Menurut Imron, kedua orang yang positif tersebut memang bukan keluarga inti atau yang serumah dengan pasien yang meninggal. Mereka juga kerabat, tapi beda rumah.

BACA JUGA  PBB: Aktivitas Militer Israel di Tepi Barat Sebabkan Lebih Banyak Warga Mengungsi

“Semoga ini jadi pelajaran pada masyarakat. Bahwa, kejadian seperti itu tetap memiliki risiko penularan,” pungkas Mohamad Imron.

Sebelumnya, puluhan warga Desa Kemirian, Kecamatan Tamanan, melakukan aksi perebutan paksa peti jenasah yang terbukti COVID-19 dan membakarnya. Tak hanya merebut, warga lantas membuka peti dan mengeluarkan jenazah, memandikan, lalu menyalatkan sebagaimana lazimnya. Bahkan warga akhirnya membakar peti jenazah.

Warga setempat terprovokasi isu berkembang di medsos dan jejaring percakapan jika sebagian organ tubuh jenazah diambil. Meski akhirnya isu itu tak terbukti. (ist)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.