KAMIMINE-KEMPALAN: Pemerintah Kota Kamimine di distrik Miyaki, prefektur Saga, Jepang, telah menambah lima spesies serangga termasuk kumbang Hercules sebagai hadiah jika ada warga Jepang mau menyumbang pajak ke kota tersebut. Siapapun yang hendak memiliki keunikan spesies tersebut perlu bayar pajak dulu. Menurut penjelasan resmi pemerintah setempat, tujuan penarikan pajak itu adalah demi merevitalisasi kota.
Dilansir dari The Mainichi Shimbun, Minggu (18/7), kumbang Hercules merupakan salah satu kumbang terbesar di dunia. Kumbang ini mempunyai tanduk panjang di bagian atas dan sering dipertontonkan di beberapa ruang toko atau ruang pameran.
Serangga ini diantaranya dibiakkan di toko “Kuwagata Kabunkuwa” di kota tersebut. Kumbang Hercules akrab berjuluk “raja kumbang”. Pemilik toko, Haruyoshi Moriguchi, 41 tahun, telah membiakkan spesimen kumbang hingga bertanduk panjang 15 sentimeter. Awalnya, Moriguchi memelihara kumbang sekadar hobi sekitar 10 tahun yang lalu.
Namun kini, ia dapat membesarkan kumbang-kumbang itu dari telur. Dan ia siap mengirimkan imago (serangga yang belum dewasa) ke pelanggan yang berlokasi dekat atau jauh. ”Saya akan senang jika saya bisa membantu mendongkrak citra kota dengan menyebarkannya secara nasional,” kata Moriguchi optimis.
Pajak baru juga ditambahkan kepada spesies langka Dorcus Titanus Imperialis – sejenis kumbang rusa asli Filipina – dan Mesotopus Tarandus – jenis kumbang rusa lainnya yang bertubuh hitam mengkilap. Kumbang Prime Hercules dengan panjang tanduk setidaknya 13 sentimeter akan dikirim sebagai hadiah kepada mereka yang mau menyumbang 85.000 yen (sekitar Rp 10,78 juta) ke pemerintah kota.
Data dari pemerintah Prefektur Saga menyebut, Kota Kamimine mengumpulkan angka awal sebesar 4,4 miliar yen (sekitar Rp 560 Milyar) dalam bentuk sumbangan pajak lokal dari berbagai obyek pajak pada tahun fiskal 2020. Itu jumlah tertinggi di antara 20 kotamadya dalam prefektur tersebut. Ditargetkan pada tahun fiskal 2021, pihak pemerintah kota sanggup meraup 4 miliar yen (sekitar Rp 504 Milyar).
Sistem pajak kota asal (hometown tax) memungkinkan orang Jepang untuk membayar sebagian dari pajak lokal mereka ke kotamadya pilihan mereka di mana saja di Jepang. Banyak kotamadya menawarkan hadiah ucapan terima kasih atas sumbangan ini. (The Mainichi Shimbun, reza hikam)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi