JAKARTA-KEMPALAN: Jaringan telekomunikasi telah sampai pada jaringan yang lebih cepat dan pesat bernama jaringan 5G. Jaringan 5G merupakan generasi kelima dari teknologi seluler nirkabel yang akan menjadi penerus dari jaringan 4G yang telah beroperasi selama 5-7 tahun yang lalu.
Dengan adanya jaringan telekomunikasi 5G di Indonesia, maka hal ini dapat meningkatkan akselerasi serta percepatan transformasi digital secara merata. Pemerataan pada jaringan 5G di Indonesia akan berbanding dengan keterbukaan paradigma dari masyarakat secara universal.
Mengutip dari Seluler, Richard Liang selaku President Director ZTE Indonesia menuturkan, jika jaringan 5G secara eksplisit dapat menambah nilai bagi negara pada hal-hal fundamental. Hal tersebut mencakup bagaimana mengakhiri kesenjangan digital di masyarakat.
Dirinya menjelaskan bahwa jaringan 5G dapat menyuguhkan bandwitch yang secara eskalasi yang lebih besar dibandingkan dengan jaringan 4G. Sehingga jaringan ini dapat lebih efisien dalam mengaplikasikan fixed broadband pada konteks telekomunikasi.
“Bahkan teknologi 5G juga memungkinkan akses internet berkualitas tinggi ke setiap penumpang penerbangan di Indonesia. Sebagai negara terbesar di Asia Tenggara, Indonesia dapat memimpin kawasan untuk membawa broadband ke udara, atau memperkuat daerah perbatasan misalnya, yang dimana broadband berkualitas tinggi yang terjangkau itu belum tersedia di sana,” jelas Richard Liang, pada Senin (12/7).
Kemudian, Richard menilai jika dalam lingkup serta gambaran yang lebih besar, jaringan 5G ini dapat memberikan percepatan pada transformasi digital bagi berbagai sektor-sektor fungsional. Sektor ini mencakup layanan publik, pendidikan, industrial, dan lain sebagainya.
Pada tahap awal promosi dan sosialisasi mengenai jaringan 5G, sangat krusial bagi hal ini dapat bersinergi dan berkolaborasi dengan pemerintah atau pemangku kebijakan. Serta secara kolektif sudah mulai merekonstruksi ekosistem 5G yang kuat serta terstruktur.
Richard Liang menyoroti beberapa hal yang kontekstual. Dimana berkaitan dengan teknologi 5G untuk memiliki jaringan yang kuat dan kompetitif, operator perlu mendapatkan bandwidth spektrum yang cukup untuk menjalankan jaringan 5G secara masif. (Rafi Aufa Mawardi)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi