Senin, 9 Maret 2026, pukul : 01:14 WIB
Surabaya
--°C

Evakuasi Warga Terpapar Covid-19 tanpa Menggunakan APD

SIDOARJO-KEMPALAN : Evakuasi warga terpapar Covid 19 di Perum Grand Rose Regency Kemiri Sidoarjo tanpa menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap. Pada minggu siang (11/07/2021) Mereka hanya menggunakan masker biasa dan tanpa menggunakan alat keselamat yang lain. Padahal virus menakutkan ini masih mengacam keselamatan semua orang tanpa kompromi. Warga yang terpapar virus corona tersebut bernama Puji.

Slamet Mulyo tetangga Puji, warga yang terpapar covid menuturkan, Awalny ia di beritahu oleh tetangganya itu melaui whatshap kalau kondisi tubuhnya meriang,sesak nafas dan tubuhnya sulit di gerakkan saat mau bangun tidur.

Tak lama berselang Slamet langsung mendatangi rumah tetangganya itu dan mengcek kebenarannya. Dan setelah di cek ternyata kondisi tetangganya ini memang benar lemah dan tidak bisa bangun.
Setelah melihat kejadian ini slamet langsung memberitahukan tetangga sekitar termasuk ketua RT.
Setelah mendapatkan informasi warga sekitar langsung mencai jalan keluar supaya segera mendapatkan pertolongan medis.

Evakuasi warga perum Grand Rose Regency tanpa menggunakan APD lengkap.

Slamet Mulyo yang merupakan tetangga paling akrab, langsung berusaha menghubungi keluarga dan mencarikan informasi Rumah Sakit. Namun beberapa kali menghubungi Rumah sakit yang ada di Sidoarjo tak mendapatkan informasi yang di harapakan untuk segera membawa Puji ke Rumah Sakit.

Slamet langsung mecari alternatif lain yakni menghubungi tempat Puji bekerja di Salah satu sekolah swasta di kawasan Jemursari .Tak lama berselang datang ambulan menjemput Puji untuk di bawa ke Rumah Sakit. Sayangnya saat evakuasi tak satupun petugas ambulan dan keluarga tidak ada yang menggunakan APD lengkap.

Puji, perempuan yang umurnya sudah paruh baya adalah hidup seorang diri di rumahnya sejak 9 tahun lalu di Perum Grand Rose Regency Kemiri Sidoarjo.

Menurut keterangan warga setempat di perumahan Grand Rose Regency selama bulan Juni- Juli ada sekitar 17 warga yang di nyatakan positif covid 19 yang terdiri dari 7 keluarga . Dari sekian yang terpapar ini ada yang isolasi mandiri dan ada yang di rawat di Rumah Sakit.
Masih menurut warga setempat dari jumlah itu yang sudah dinyatakan sembuh sekitar 11 orang meninggal 2 orang dan sisanya masih isolasi madiri di rumah. (Ambari Taufiq)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.