Sabtu, 11 Juli 2026, pukul : 22:16 WIB
Surabaya
--°C

RI-OTG Bangkalan Mewisuda 27 Penyintas Covid-19

BANGKALAN-KEMPALAN: Rumah Isolasi (RI)-OTG Bangkalan milik Pemprov Jatim berhasil menyembuhkan lebih dari separo pasien Covid-19 yang tengah dirawat.

Dari 48 pasien yang dirawat, 27 orang diantaranya dinyatakan sembuh dan selesai menjalani perawatan.

Para penyintas Covid-19 yang terdiri dari 22 laki-laki dan 5 perempuan tersebut semuanya merupakan Pekerja Migran Indonesia (PMI). Mereka dipulangkan dalam acara wisuda penyintas Covid-19 RI-OTG Bangkalan, Minggu (11/7).

Proses kepulangan perdana pasien RI-OTG Bangkalan didampingi dr. Yussika Fernanda dan dr Kurnia Auliana selaku dokter umum, Zainul Arifin (perawat) dan relawan pendamping. Setelah menerima “ijazah” dalam amplop coklat beserta surat keterangan medis, surat keterangan sembuh, dan surat pengantar ke faskes lanjutan, semua penyintas mendapatkan penjelasan dari para nakes dan relawan, yakni tentang dokumen yang ia terima, prosedur sanitasi, dan protokol kepulangan pasien.

Selain itu, mereka juga mendapatkan penjelasan tentang potensi penyintas Covid-19 untuk bisa menjadi edukator dan sosialisasi tentang Covid-19, minimal kepada keluarga dan masyarakat sekitar.
Juga potensi untuk menjadi pendonor plasma konvalesen, paling cepat 14 hari setelah kesembuhan.

Selanjutnya para penyintas Covid-19 kembali ke kampung halamannya
masing-masing. Ada 10 yang kembali ke kawasan Madura (Bangkalan, Sumenep, Pamekasan) dengan dijemput keluarganya. Sedang 5 orang kembali ke Lamongan, Bojonegoro, Gresik, dan Pati (Jawa Tengah) dengan tujuan awal Terminal Osowilangon.

Mereka difasilitasi transportasi oleh RI-OTG Bangkalan dengan satu unit armada yang dikemudikan oleh As’ad Baidowi dan Ahmad Nanda Renaldi, relawan pendamping RI-OTG Bangkalan.

Sementara 12 orang lainnya melanjutkan tujuan ke Terminal Bungurasih karena akan melanjutkan perjalanan ke Banyuwangi, Jombang, Kediri, Magetan, Jember, dan Tulungagung. Mereka difasilitasi oleh BPBD yang bertugas di RI-OTG Bangkalan yang mengerahkan satu armada besar untuk mengantarkan sampai ke Terminal Bungurasih.

Pada kesempatan tersebut, dr Yussika mengungkapkan rasa senangnya karena untuk kali pertama bisa mendampingi pasien “wisuda’ atau KRS (Keluar Rumah Sakit). “Alhamdulillah, hari ini 27 pasien bisa pulang dengan sehat, sudah sembuh dan tidak ada gejala yang tersisa. Sehingga, mereka bisa pulang dan beraktivitas seperti sedia kala serta dapat bertemu kembali dengan keluarga di kampung halamannya,” kata dr Yussika.

Ia berharap agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan sehingga kasus Covid-19 di Indonesia bisa lebih terkendali.

RI-OTG Bangkalan digawangi oleh dr Dr. Erwin Astha Triyono, SpPD, KPTI, FINASIM ini beroperasi sejak 5 Juli 2021, merawat 31 pasien pertama yang berasal dari PMI. Hingga Minggu (11/7) ini, RI-OTG Bangkalan masih merawat 21 pasien, terdiri dari 20 pasien dari PMI dan seorang pasien mandiri. Mereka terdiri dari 12 orang laki-laki dan 9 orang perempuan.

Saat ini RI-OTG Bangkalan memiliki kapasitas 400 tempat tidur dan bisa ditingkatkan sesuai situasi dan kondisi pandemi di Jawa Timur. RI-OTG Bangkalan ini merupakan RS Lapangan yang didirikan sebagai tindak lanjut dari kebutuhkan penanganan pasien Covid-19 yang terus meningkat dalam kurun waktu sebulan terakhir, terutama dipicu oleh tingginya angka penderita Covid dari klaster Bangkalan.

Dr Erwin berharap dengan difungsikannya RI-OTG Bangkalan ini dapat membantu pemerintah Provinsi Jawa Timur menangani para penderita Covid-19, khususnya bagi yang tidak bergejala dan bergejala ringan. Termasuk hasil tracing PMI dari kedatangan di Bandara Juanda.

“Semoga keberadaan RI-OTG Bangkalan ini bisa memberikan sumbangsih penanganan Covid-19 di Jawa Timur,” harap Dr Erwin. (Dwi Arifin)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.