Jumat, 13 Maret 2026, pukul : 09:23 WIB
Surabaya
--°C

Krisis Politik Berujung Pembunuhan Presiden Haiti

PORT AU PRINCE-KEMPALAN: Dua pria yang diyakini sebagai warga Amerika Haiti — salah satunya konon mantan pengawal Kedutaan Besar Kanada di Port au Prince — telah ditangkap sehubungan dengan pembunuhan presiden Haiti, kata pejabat Haiti Kamis (8/7).

James Solages dan Joseph Vincent termasuk di antara 17 tersangka yang ditahan dalam pembunuhan Presiden Jovenel Moïse oleh orang-orang bersenjata di rumahnya pada dini hari Rabu (7/7). Lima belas dari mereka berasal dari Kolombia, menurut Léon Charles, kepala Kepolisian Nasional Haiti. Dia menambahkan bahwa tiga tersangka lainnya dibunuh oleh polisi dan delapan lainnya dalam pelarian. Charles sebelumnya mengatakan tujuh orang tewas.

“Kami akan membawa mereka ke pengadilan,” katanya ketika 17 tersangka duduk diborgol di lantai saat konferensi pers Kamis malam dikutip Kempalan dari APNews.

Kamis malam, pemerintah Kolombia mengatakan enam tersangka di Haiti, termasuk dua dari mereka yang tewas, adalah pensiunan anggota tentara Kolombia, meskipun tidak merilis identitas mereka.

Kepala polisi nasional Kolombia, Jenderal Jorge Luis Vargas Valencia, mengatakan Presiden Ivan Duque telah menginstruksikan komando tinggi tentara dan polisi Kolombia untuk bekerja sama dalam penyelidikan.

“Sebuah tim dibentuk dengan penyelidik terbaik … mereka akan mengirim tanggal, waktu penerbangan, informasi keuangan yang sudah dikumpulkan untuk dikirim ke Port-au-Prince,” kata Vargas.

Potret Jovenel Moïse, Presiden Haiti. (Aljazeera)

Tersangka tertua berusia 55 tahun dan yang termuda, Solages, berusia 35 tahun, menurut dokumen yang dibagikan oleh Mathias Pierre, menteri pemilihan Haiti.

Melansir dari Aljazeera, Moise, terpilih pada 2016 dengan kurang dari 600.000 suara dari potensi 6,1 juta, dilantik sebagai presiden pada 2017.

Partai-partai oposisi mengatakan masa jabatan Moise seharusnya berakhir pada Februari, lima tahun setelah pendahulunya mengundurkan diri, dan mengatakan dia berusaha mempertahankan kekuasaan melalui dekrit. Moise telah menyatakan masa jabatannya diperpanjang hingga 2022.

Sebuah negara berpenduduk 11 juta, Haiti adalah negara termiskin di Amerika dengan 4 juta orang hidup dalam kelaparan, kekerasan geng yang meluas dan kelompok-kelompok bersenjata yang mengendalikan wilayah yang luas di negara itu termasuk banyak lingkungan di ibukota Haiti. Ini menghadapi epidemi COVID dan telah disiksa dengan ketidakstabilan politik. (APNews, Aljazeera, Abdul Manaf)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.