SURABAYA-KEMPALAN : Dampak pembatalan haji indonesia 2021 untuk kedua kalinya, membuat sebagian masyarakat calon jamaah haji yang sudah mendaftar melalui biro resmi pendaftaran resah.
Banyak dari mereka yang hanya me-refund pelunasannya saja sehingga tetap mendapat kuota jamaah haji, sembari menunggu kejelasan dibukanya haji tahun 2022.
AN-Nur Karah Agung Umroh Haji salah satu contohnya, membina jamaah haji yang batal berangkat. “Kami lakukan pengajian rutin, ibadah, dan doa, untuk meningkatkan iman serta mempererat silahturahmi antar sesama jamaah,” ucap Abu Bakar selaku pemilik An-Nur Karah Agung Travel Umroh Haji, kepada Kempalan.com, Selasa (06/07/2021).
Masalah pengembalian dana pun kita tidak pernah mempersulit. “Alhamdulillah selama ini permintaan untuk pengembalian dana haji hanya di sisa pelunasanya saja. Artinya mereka masih berkeinginan untuk beribadah dan tidak ingin kehilangan kuota untuk beribadah haji,” imbuhnya
Untuk sementara biro jasa An-Nur Karah Agung Umroh haji belum membuka pendaftaran hingga menunggu keputusan dari pemerintah pusat. “Seandainya haji dibuka tetapi kondisi masih ada Covid, tidak akan kami berangkatkan mengingat risiko yang sangat besar bagi para jamaah kami,” ujarnya
Semoga ada percepatan vaksinasi dan masyarakat taat protokol kesehatan, sehingga kondisi bisa segera membaik, seandainya pemerintah membuka haji untuk tahun depan dengan kondisi Covid, mungkin kuota bisa diwakilkan oleh para ustadz atau kyai yang lebih paham bahaya wabah Covid dengan segala keteraturannya. Bukan malah mengorbankan warga awam yang tidak tahu menahu tentang kondisi Covid saat ini, harapnya. (Femal)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi