JAKARTA – KEMPALAN: Tim bulu tangkis Indonesia akan menurunkan tujuh wakilnya di Olimpiade Tokyo 2020 yang akan bergulir pada 23 Juli hingga 8 Agustus mendatang.
Di sektor tunggal putra dan ganda putra Indonesia meloloskan dua wakilnya yakni Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie serta pasangan ganda rangking 1 dan 2 dunia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon dan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan.
Sementara di sektor tunggal putri, ganda putri dan ganda campuran akan mengandalkan Gregoria Mariska Tunjung, Gresya Polii/Apriyani Rahayu serta Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti.
Persiapan Anthony Sinisuka Ginting
Jalan berliku justru dihadapi tunggal putra Anthony Sinisuka Ginting selama persiapannya menuju Olimpiade Tokyo 2020. Usai mengikuti tiga turnamen di Thailand pada Januari 2021, Ginting, sapaan akrabnya, sudah tidak berpartisipasi lagi di turnamen-turnamen berikutnya.
Dampaknya di partai simulasi di Pelatnas Cipayung beberapa waktu lalu, Ginting mengalami kekalahan dari Shesar Hiren Rhustavito.
Akibat kekalahan tersebut, Ginting langsung melakukan evaluasi bersama tim pelatih. “Sekarang persiapan sudah bagus, masih ada waktu sekitar tiga minggu lagi untuk meningkatkan fisik dan segalanya, masih bisa digeber lagi apa yang masih kurang,’ ujar Ginting dikutip dari laman resmi PBSI, Jumat (2/7).
Tampil pertama kali di pesta olahraga terakbar membuat Ginting merasa excited. Tetapi ia tidak mau terlalu berlebihan yang bisa menjadi bumerang bagi penampilannya nanti.
“Pasti excited karena siapa yang tidak mau main Olimpiade? Tapi tetap saya manage pikiran juga, jangan terlalu berlebihan tapi jangan terlalu turun juga karena belajar dari pengalaman sebelum-sebelumnya. Kadang kalau terlalu excited banget, semangat menggebu-gebu malah tidak bisa kontrol di lapangannya,” tutur Ginting.
Selain itu, Ginting berusaha menghidupkan kembali memori-memori turnamen terdahulu, di mana ia berhasil mengeluarkan kemampuan terbaik. Semangat inilah yang akan dia bawa menuju Olimpiade Tokyo 2020.
“Saya mencoba mengingat kembali momen-momen di mana saya bisa meraih prestasi dengan fighting spirit yang tinggi. Misalnya seperti di Asian Games 2018 atau di China Terbuka 2018. Diingat-ingat lagi bagaimana bisa sampai di titik itu. Semangatnya mau saya bawa ke Olimpiade nanti,” pungkas Ginting. (PBSI,tan)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi