BERLIN-KEMPALAN: Laporan media lokal menunjukkan gerakan ekstremis sayap kanan semakin meluas di badan penegak hukum Jerman. Setidaknya 272 polisi sedang diselidiki karena dugaan hubungan mereka dengan kelompok kanan-jauh atau karena melakukan kriminalitas berbau kanan-jauh.
Welt am Sonntag, media lokal di Jerman mengabarkan pada Minggu (27/6), pemikiran ekstrem kanan sangat menyebar di lembaga penegakan hukum di Jerman. Pemberitaan ini disampaikan berdasarkan informasi yang didapat dari pemerintah federal dan Kementerian Kehakiman serta Kementerian Dalam Negeri.
Laporan itu menyatakan Kementerian Dalam Negeri Jerman membagikan informasi mengenai penyelidikan pendisiplinan yang dilakukan pada 36 petugas kepolisian di Lembaga Kepolisian Federal dan Kantor Urusan Kriminal Pemerintah Federal. Namun, pemerintah Jerman justru menyebutkan angka sejumlah 236.
Sementara negara bagian Saarland tidak membagikan informasi tentang masalah ini, laporan Welt am Sonntag mengatakan jumlah pasti tersangka diperkirakan lebih tinggi di Jerman karena tidak memungkinkan untuk membuat penilaian penuh tentang masalah ini.
Sementara itu, Roderich Kiesewetter, seorang anggota parlemen dari Partai Persatuan Demokratik Kristen (CDU), mendesak agar setiap tersangka sayap kanan dari polisi federal dan negara bagian harus dikuntit dan dia menuntut tindakan yang diperlukan untuk diambil jika hal ini terkonfirmasi. Di sisi lain, Irene Mihalic dari Partai Hijau menekankan bahwa angka tersebut sangat memprihatinkan.
Sebelumnya di Jerman dilaporkan banyak petugas polisi sedang diselidiki baru-baru ini karena berbagi konten sayap kanan di grup obrolan online. Tahun lalu, Menteri Pertahanan Jerman Annegret Kramp-Karrenbauer juga memerintahkan pembubaran sebagian komando elit anti-teror KSK atas ekstremisme sayap kanan. (Anadolu Agency, reza hikam)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi