Senin, 9 Maret 2026, pukul : 01:12 WIB
Surabaya
--°C

UEFA Hapus Aturan Gol Tandang dari Kompetisi

KEMPALAN: UEFA telah mengkonfirmasi bahwa aturan gol tandang akan dihapus pada semua kompetisi klubnya mulai awal musim 2021-22.

Aturan tersebut diterapkan untuk menentukan pemenang pertandingan pada sistem gugur dua leg ketika terdapat kasus di mana kedua tim telah mencetak jumlah gol yang sama secara agregat selama dua pertandingan kandang-tandang. Tim yang mencetak lebih banyak gol tandang akan lolos ke babak berikutnya.

Paris Saint-Germain dan Porto sama-sama diuntungkan dari keputusan tersebut selama kampanye Liga Champions 2020-21, demikian juga PSG di Liga Champions Wanita.

Sementara itu, Spurs melaju ke final 2019 dengan mengalahkan Manchester City di perempat final dan Ajax di semifinal juga karena aturan gol tandang.

Presiden UEFA Aleksander Ceferin mengungkapkan keputusan itu masih belum bulat, tetapi mengakui ada desakan untuk mengubah aturan setelah “keadilannya” dipertanyakan.

“Aturan gol tandang telah menjadi bagian dari kompetisi UEFA sejak diperkenalkan pada tahun 1965.” kata Ceferin.

“Namun, pertanyaan penghapusannya telah diperdebatkan di berbagai pertemuan UEFA selama beberapa tahun terakhir. Meskipun tidak ada kebulatan pandangan, banyak pelatih, penggemar, dan pemangku kepentingan sepak bola lainnya mempertanyakan keadilannya dan telah menyatakan preferensi untuk menghapuskan aturan tersebut.”

Selain itu, Ceferin juga mengatakan perubahan itu dapat mengarah pada perubahan strategi tiap tim tuan rumah untuk lebih menyerang.

Ceferin berkata: “Dampak dari aturan tersebut sekarang bertentangan dengan tujuan awalnya karena, pada kenyataannya, aturan itu sekarang menghalangi tim tuan rumah – terutama di leg pertama – untuk menyerang, karena mereka takut kebobolan gol yang akan memberi lawan mereka keuntungan krusial.”

“Ada juga kritik atas ketidakadilan, terutama di perpanjangan waktu, yang mewajibkan tim tuan rumah mencetak dua gol ketika tim tamu telah mencetak gol.” tambahnya.

“Sangat adil untuk mengatakan bahwa keuntungan tuan rumah saat ini tidak lagi sepenting dulu. Mempertimbangkan konsistensi di seluruh Eropa dalam hal gaya permainan, dan banyak faktor berbeda yang menyebabkan penurunan keunggulan tuan rumah, Komite Eksekutif UEFA telah mengambil keputusan yang tepat dalam mengadopsi pandangan bahwa tidak pantas lagi gol tandang membawa bobot lebih dari satu gol di kandang.” tutupnya. (Sky Sports, Edwin Fatahuddin)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.