Minggu, 12 April 2026, pukul : 04:28 WIB
Surabaya
--°C

Sekelumit Pemilu Cepat, Mulai dari Kemenangan Mantan PM hingga Opini Publik

YEREVAN-KEMPALAN: Semenjak awal 2021, Armenia dilanda krisis politik dalam negeri karena kekalahannya dengan Azerbaijan dalam konflik Nagorno-Karabakh. Hal ini menyebabkan Perdana Menteri Nikol Pashinian harus bersepakat untuk melakukan pemilihan cepat guna memilih perdana menteri yang baru, hanya untuk memenangkan kembali posisi tersebut.

Sekitar 2,6 juta orang memilih dalam pemilu ceoat itu untuk memilih 101 anggota parlemen melalui sistem elektoral proporsional. Partai yang menang membutuhkan sekitar 50%+1 dari kursi yang ada untuk membentuk pemerintahan yang baru.

Menurut The Associated Press, hasil yang dikeluarkan pada Senin (21/6) menunjukkan partai Nikol Pashinian memenangkan pemilihan cepat dengan jumlah suara 53,9%, sementara blok yang dipimpin oleh mantan Presiden Robert Kocharyan berada pada posisi kedua dengan 21% suara. Pashanian mengatakan selama kampanye memang ada retorika agresif.

“Saya mendesak semua peserta dalam proses politik di Armenia untuk memulai dari hal yang sederhana – mengakhiri kepahitan. Kami membuka halaman baru dalam sejarah Armenia … dan kami harus mulai dari persatuan,” ujar Pashanian seperti yang dikutip Kempalan dari AP News.

Richard Giragosian, direktur Regional Studies Center di Armenia mengatakan, penduduk Armenia lebih tidak memilih rezim otoriter di masa lalu ketimbang melepaskan Pashanian, sementara Robert Kocharyan terlalu meremehkan kekuatan dari Pashanian.

“Kesimpulan keseluruhan kami adalah bahwa pemilihan parlemen awal 20 Juni di Republik Armenia berlangsung kompetitif dan umumnya dikelola dengan sangat baik dalam jangka waktu yang singkat,” kata Kari Henriksen dari Majelis Parlemen OSCE, organisasi yang melakukan pengawasan terhadap pemilu di Armenia. Mereka menerjunkan 330 pengawas yang mengunjungi seluruh TPS di negara itu.

George Katrougalos, yang memimpin para pengawas dari Majelis Dewan Parlemen Eropa menyampaikan, iklim politik di Armenia yang sangat terpolarisasi tidak berdampak pada pelaksanaan pemilu cepat yang diselenggarakan dengan “sangat baik dan tanpa ada gangguan terhadap karakter demokratisnya.”

Pashinyan mengklaim kemenangan berdasarkan hasil awal, tetapi kelompok Kocharyan dengan cepat memperebutkan suara dan dugaan kecurangan pemilu. Blok pemilihan Kocharyan mengatakan tidak akan mengakui klaim cepat Pashinyan atas kemenangan, yang datang ketika sekitar 30% daerah pemilihan telah dihitung.

“Ratusan sinyal dari tempat pemungutan suara yang bersaksi tentang pemalsuan terorganisir dan terencana menjadi alasan serius kurangnya kepercayaan,” kata blok itu dalam sebuah pernyataan yang dikutip dari France24, menambahkan, mereka tidak akan “mengakui” hasilnya sampai “pelanggaran” dipelajari.

“Rakyat Armenia memberi mandat kepada Civil Contract Party kami untuk memimpin negara dan secara pribadi saya memimpin negara sebagai perdana menteri,” tutur Pashinian seraya menambahkan dirinya sudah mengetahui bahwa partainya akan memenangkan pemilu dan mayoritas kursi di parlemen.

Melansir France24 yang mewawancarai seorang mantan guru yang ikut memilih, Anahit Sargsyan, mengatakan sang perdana menteri yang memimpin unjuk rasa damai melawan elit yang korup pada 2018 berhak mendapatkan kesempatan kedua.

Sementara itu, musisi bernama Vardan Hovhannisyan memilih Robert Kocharyan karena ia lebih memilih perbatasan yang aman, solidaritas dalam masyarakat, kembalinya tahanan perang, keselamatan dari mereka yang terluka, dan pasukan yang kuat.

Selama kampanye pemilu, baik Pashinian maupun Kocharyan saling bertukar hinaan dan ancaman, sang mantan PM mengacungkan palu di rapat umum, sedangkan Kocharyan mengatakan dirinya siap untuk melawan Pashinian dalam duel. (BNE Intellinews/France24/Aljazeera/AP News, reza hikam)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.