Selasa, 14 April 2026, pukul : 06:40 WIB
Surabaya
--°C

Gelar Wisuda Online, Eri Berharap Lahir Pemimpin Hebat dari Surabaya

SURABAYA-KEMPALAN: Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memimpin prosesi wisuda online serentak se-Kota Surabaya u jenjang SD/MI, SMP/Mts, Kejar Paket A dan Paket B tahun ajaran 2020/2021. Wisuda yang digelar di halaman Balai Kota Surabaya itu diikuti oleh perwakilan pelajar dan guru yang hadir langsung di balai kota, dan juga diikuti via daring oleh ribuan pelajar yang diwisuda, Selasa (22/6).

Prosesi wisuda virtual ini dilakukan melalui aplikasi Zoom dan juga kanal Youtube Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya. Sekitar 1000 peserta didik ikut menyaksikan prosesi wisuda online melalui aplikasi Zoom, dan lebih dari 5.700 peserta didik yang menyaksikan melalui kanal Youtube Dispendik Kota Surabaya.

Meski dalam kondisi pandemi Covid-19, prosesi wisuda tetap berjalan khidmat. Acara itu juga dimeriahkan oleh kelompok paduan suara dari SMP Negeri 1 Kota Surabaya dan Gamer Legacy Band yang merupakan grup band binaan Dispendik Surabaya. Bahkan, Eri juga diberi kenang-kenangan berupa lukisan foto yang nampak persis seperti aslinya.

Wali Kota Eri mengaku sengaja menggelar wisuda online serentak karena masih di masa pandemi Covid-19, yang tidak boleh menggelar wisuda secara langsung. Meskipun digelar secara virtual, namun ia berharap semoga tidak mengurangi semangat dan kebahagiaan para pelajar Surabaya yang diwisuda.

“Anak-anak ini adalah anak yang hebat yang sholeh dan sholehah, jujur dan berakhlakul karimah. Insya Allah anak-anak kalau memiliki itu, maka ke depan mereka akan menjadi pemimpin yang hebat untuk Surabaya dan Indonesia. Jadi, saya berharap betul akan lahir pemimpin-pemimpin hebat dari Surabaya,” kata Eri.

Ia juga mengucapkan selamat kepada seluruh peserta didik yang diwisuda pada hari ini. Ia meyakini bahwa di tangan arek-arek Suroboyo, kota dan bangsa ini akan menjadi kota yang baldatun toyyibatun warobbun ghofur dan menjadi kota yang makmur. “Selamat kepada anak-anakku yang diwisuda pagi hari ini, karena keberhasilan kalian inilah insya Allah akan membawa negara ini, membawa kota ini menjadi kota yang baldatun toyyibatun warobbun ghofur,” katanya.

Eri juga mengingatkan kepada peserta didik yang mengikuti prosesi wisuda bahwa di masa depan mereka akan menjadi seorang pemimpin. Apabila mereka ingin berhasil, maka harus selalu menghormati dan mencintai orang tua dan guru mereka, karena doa orang tua tidak akan ditolak oleh Tuhan. Bahkan, ia berharap ketika anak-anak ini menjadi orang yang besar kelak, menjadi orang yang hebat, mereka tidak malu untuk menundukkan kepala kepada guru-guru mereka.

“Karena tanpa jasa seorang guru, kita tidak akan berhasil untuk menjadi orang-orang yang hebat. Jadi, jangan pernah malu, jangan pernah merasa bimbang untuk menundukkan kepala kita kepada guru-guru kita,” ucapnya.

Eri pun meminta kepada peserta didik itu untuk menjauhi hal-hal yang negatif seperti narkoba dan hal-hal yang tidak penting lainnya. Ia juga meminta untuk meyakinkan pada diri mereka sendiri untuk tidak melakukan kegiatan yang tidak ada manfaatnya. Sebab, dia ingin anak-anak itu fokus menuntut ilmu, karena ilmu tidak akan berhenti, ilmu akan terus berkembang, bahkan hingga saat ini pun ia mengaku masih terus belajar.

“Saya berharap betul anak-anakku menjadi orang-orang yang hebat. Jadi, kalau nanti kalian diajak melakukan hal-hal yang negatif seperti narkoba, yakinkan pada diri kalian bahwa semua kegiatan itu tidak ada manfaatnya,” tegasnya.

Selain itu, Eri juga meminta pihak sekolah dan guru untuk melihat potensi para peserta didiknya. Jika sudah menemukan potensi mereka, ia berharap pihak sekolah untuk menggembleng habis-habisan potensi yang dimiliki oleh para peserta didik itu. Bahkan, ia juga memastikan akan mensupport arek-arek Suroboyo tidak hanya dari sisi akademik, namun juga dari sisi non-akademik.

Karena itu, ia ingin arek-arek Suroboyo dapat mengembangkan semua potensinya, sehingga terlahir orang-orang hebat dari Kota Surabaya, sehingga tidak hanya berprestasi dalam bidang akademik, namun punya prestasi dari semua bidang.

“Saya minta tolong kepada dispendik, di Kota Surabaya ini tidak hanya prestasi di bidang pendidikan mata pelajaran tertentu saja, siapa yang ingin mengembangkan potensinya, punya prestasi di seni lukis contohnya, Pemkot akan bantu,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dispendik Kota Surabaya Supomo menerangkan bahwa pada tahun ini Dispendik meluluskan siswa jenjang SD/MI/Paket A sebanyak 45.960 siswa, kemudian jenjang SMP/MTs/Paket B sebanyak 41.251 siswa. Total ada 87.211 peserta didik yang lulus pada tahun ajaran 2020/2021. “Ada 56 wisudawan yang hadir langsung di balai kota sebagai perwakilan, dan sisanya mengikuti secara virtual,” kata Supomo. (Dwi Arifin)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.