Euro 2020

McFadden: Gilmour Bisa Jadi Penyelamat Skotlandia di Euro 2020

  • Whatsapp
Pelatih Skotlandia, Steve Clarke (kiri) dan Billy Gilmour (kanan).

GLASGOW-KEMPALAN: Mantan pemain timnas Skotlandia, James McFadden telah menyarankan Steve Clarke untuk memainkan Billy Gilmour di pertandingan melawan Inggris pada Jumat (18/6) untuk membuat kampanye Euro 2020 mereka kembali ke jalurnya setelah kekalahan pada pertandingan pembukaan melawan Republik Ceko.

Kembalinya Skotlandia ke turnamen besar untuk pertama kalinya dalam 23 tahun sayangnya tidak berjalan sesuai rencana, usai Patrik Schick mencetak dua gol yang membuat anak asuh Clarke harus puas pulang dengan nol poin.

Hasil tersebut membuat Skotlandia sekarang harus berjuang keras untuk lolos dari Grup D, tetapi mantan pemain internasional Skotlandia McFadden telah menyarankan manajer negaranya untuk mempercayai pemain muda Chelsea, Gilmour sebagai kunci dalam pertandingan melawan Inggris.

Pemain berusia 20 tahun itu berada di bangku cadangan dalam kekalahan Hampden Park hari Senin (14/6), tetapi McFadden yakin Gilmour telah menunjukkan bahwa dia memiliki kualitas dan mentalitas untuk melangkah ke atmosfer pertandingan Inggris vs Skotlandia yang penuh muatan.

“30 menit yang dihasilkan Billy Gilmour melawan Luksemburg, sangat luar biasa.” kata McFadden kepada Sky Sports Football Euros Podcast.

“Dia membawa sesuatu yang berbeda. Meskipun dia muda dan tidak berpengalaman, Anda melihatnya berbicara. ‘Di mana ruangnya? Bukan hanya untuk saya, tetapi orang berikutnya?’ Saya tidak akan terkejut jika dia bermain seperti itu,” tambahnya.

Debutnya saat bersama Chelsea adalah melawan Liverpool, yang memenangkan Liga Champions dan Liga Premier, dan dia langsung menjadi man of the match, yang kemudian dilanjutkan dengan penampilan man-of-the-match melawan Everton.

“Dia memiliki bakat serius dengan temperamen yang luar biasa. Jika dia bermain, dia akan bermain dengan tenang. Para pemain muda akan memberi energi kepada para pemain lama. Mereka menginspirasi para pemain di samping mereka, baik untuk merasakan perlindungan semacam itu atau untuk memberi Anda dorongan dan meningkatkan permainan Anda ke level yang berbeda,” kata McFadden.

“[Dia] tidak takut, tidak gentar. Saya tidak akan terkejut jika dia menjadi starter,” tambahnya.

Terlepas dari pemain mana yang dipilih, McFadden mengatakan sangat penting bagi Skotlandia untuk mendominasi di Wembley untuk membuat tuan rumah frustasi dan tidak memberi ruang bagi pemain Inggris untuk menguasai pertandingan.

The Three Lions akan masuk sebagai tim yang diunggulkan, tetapi mungkin ada peluang untuk memberikan kejutan melalui serangan balik, katanya.

“Publik Inggris sama sekali tidak mempertimbangkan Skotlandia, tetapi [para pemain Inggris] akan menghormati pemain tertentu di tim kami. Saya selalu optimis tetapi kami harus bertahan lebih baik dari itu. Kami harus bertahan lebih baik,” kata McFadden.

“Sulit untuk menemukan kelemahan [di Inggris]. Jika ada, saya pikir rencana permainan, daripada mencoba mengeksploitasi area tertentu, rencana permainan adalah untuk membuat mereka frustasi, menyerap beberapa tekanan, dan buat mereka berkomitmen berlebihan dengan tubuh ke depan,” tambahnya.

“Anda melihat lini depan mereka, Harry Kane dan Raheem Sterling busa memanfaatkan ruang dengan kecepatannya. Namun, jika kami tidak meninggalkan ruang, mereka harus menemukan cara lain. Kami harus solid dan kompak dan memiliki pemain Inggris yang terlalu berkomitmen ke depan sehingga kami bisa menyerang mereka secara defensif,” tutup McFadden. (Sky Sports, Edwin Fatahuddin)

Berita Terkait